AYOJAKARTA.COM – Pengacara Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan memastikan pihaknya akan segera mengajukan Peninjauan Kembali (PK) kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin.
Otto Hasibuan mengatakan pihaknya masih terus mempersiapkan diri untuk mengajukan PK Jessica Kumala Wongso.
Ia menyebut PK Jessica Kumala Wongso akan didaftarkan pada awal tahun 2024.
“Kami bukannya lengah, tapi kan lawyer harus mempersiapkan diri dengan baik. PK itu pasti akan kita lakukan kita menunggu timing saja. Jadi mungkin Januari atau Februari bisa kita lakukan,” kata Otto Hasibuan dikutip ayojakarta.com dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (22/12/2023).
Baca Juga: Otto Hasibuan Jelaskan Perkembangan Terbaru Kasus Jessica Wongso Sebelum Ajukan PK, Begini Katanya!
Ia mengungkapkan saat ini pihaknya masih bekerja mengumpulkan berbagai bukti baru untuk PK.
Setelah semua bukti yang bisa dijadikan novum terkumpul, Otto Hasibuan memastikan PK akan segera diajukan.
“Tapi sementara ini semua tim bekerja keras mengumpulkan bukti-bukti. Setelah kumpul bukti-bukti yang kita bisa jadikan sebagai novum untuk bisa bebaskan Jessica akan kita kumpulkan dan pada waktunya kita akan masukkan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan proses pihaknya mengumpulkan berbagai bukti baru untuk PK tidaklah mudah.
Baca Juga: Soal Pengajuan PK Jessica Wongso, Otto Hasibuan: Banyak Tembok yang Menghalangi
Sebab, ada banyak tembok besar yang harus dihadapi untuk menegakkan keadilan bagi Jessica Kumala Wongso.
Ia menyebut dalam perkara ini pihaknya tentu berbenturan dengan institusi penegak hukum.
Meski begitu, ia berharap institusi penegak hukum mampu membuka pintu keadilan seluas-luasnya.
“Banyak hal ya. Banyak tembok besar. Ada komentar pihak-pihak lain mengatakan bahwa ini drama kita, desain kita katanya kan aneh. Jadi itulah salah satu contoh bahwa betapa besarnya tembok-tembok yang kita hadapi,” jelasnya.
“Kita berbenturan dengan institusi penegak hukum seperti kejaksaan, kepolisian dan sebagainya. Ini kan tidak mudah, jadi kita tidak berupaya untuk bisa berkelahi dengan mereka kan. Tapi kita berharap mereka juga harus membuka pintu seluas-luasnya untuk keadilan. Kalau mereka hanya berpikir menang kalah ya negara kita akan repot,” tutupnya.***