AYOJAKARTA.COM - Pada tanggal 12 Desember, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka Jakarta.
Pertemuan Abdullah Azwar Anas dan Jokowi itu untuk membahas tujuh kategori pelamar prioritas CPNS 2024 dan PPPK, termasuk honorer.
Mengenai tujuh kategori ini, Menpan RB Abdullah Azwar Anas memberikan penjelasan kepada Presiden Jokowi sesuai kebutuhan yang dilaporkan.
Baca Juga: 10 Dokumen Persiapkan untuk Mengisi DRH CPNS dan PPPK Tahun 2023
Salah satu fokus pembahasan adalah rencana kuota 1,6 juta honorer yang masuk dalam tujuh kategori pelamar prioritas CPNS 2024 dan PPPK.
Meskipun pemerintah memprioritaskan 1,6 juta honorer dalam seleksi CPNS 2024 dan PPPK, kategori lainnya juga mendapatkan kuota.
Hal ini memungkinkan masyarakat calon pelamar untuk memahami kebutuhan pemerintah.
Menpan RB Azwar Anas memberikan alasan utama untuk memberikan kuota 1,6 juta honorer dalam seleksi CPNS 2024 dan PPPK.
Rincian tersebut adalah sebagai bagian dari penataan tenaga non-ASN di instansi pemerintah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2023 tentang ASN.
Selain itu, Azwar Anas menyampaikan bahwa keperluan fresh graduate yang lebih besar juga sedang dipertimbangkan.
Nantinya, fresh graduate juga akan fokus pada dokter, guru, hingga talenta digital yang akan direkrut.
Berdasarkan pernyataan Azwar Anas, terdapat tujuh kategori pelamar prioritas CPNS 2024 dan PPPK, yaitu guru, tenaga kesehatan, dokter, hakim, honorer, fresh graduate, dan talenta digital.
Informasi ini memberikan gambaran kepada masyarakat calon pelamar mengenai kebutuhan pemerintah saat ini.***