AYOJAKARTA.COM- Menjelang Lebaran Idul Fitri 2025, Terminal Bus Kalideres di Jakarta Barat mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pemudik.
"Pada hari-hari biasa, kami hanya melayani sekitar 700 penumpang per hari. Namun, saat ini sudah mencapai 1.500 penumpang yang diberangkatkan," ujar Kepala Terminal Bus Kalideres, Revi Zulkarnain, dikutip ayojakarta.comd ari YouTube tvOneNews.
Peningkatan ini mencapai hampir 100% atau dua kali lipat dari kapasitas normal, dengan tujuan favorit meliputi wilayah Pulau Sumatera seperti Padang dan Palembang, serta kawasan Jawa Tengah.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Jakarta Barat! Pilihan Seru untuk Libur Lebaran 2025
Para pemudik tampak antusias memilih keberangkatan lebih awal untuk menghindari kemacetan yang diprediksi akan semakin parah menjelang H-3 Lebaran.
Dampak musim mudik tidak hanya terlihat dari volume penumpang, tetapi juga dari dinamika ekonomi transportasi.
Perusahaan otobus seperti Sinar Jaya memberlakukan kenaikan harga tiket yang cukup signifikan.
Revi Zulkarnain menjelaskan, "Harga tiket bervariasi, ada yang naik dari Rp100.000 menjadi Rp150.000 atau Rp130.000, tergantung jurusan."
Kenaikan harga berkisar antara 20-30% ini masih dianggap dalam batas kewajaran, dengan memperhatikan mekanisme penetapan tarif batas atas dan bawah yang telah ditentukan.
Baca Juga: Hadapi Tantangan Ekonomi Global, BTN Berkomitmen Sediakan Rumah Terjangkau untuk Guru
Meskipun demikian, semangat mudik tampaknya tidak terbendang oleh kenaikan biaya perjalanan, dengan para pemudik tetap bersemangat untuk pulang ke kampung halaman.
Untuk menjamin keamanan selama musim mudik, pihak keamanan telah melakukan berbagai upaya pencegahan.
Kepolisian dari Polres Jakarta Barat bersama Brimob Polda Metro Jaya gencar melakukan patroli di sejumlah titik kumpul pemudik di terminal.
Mereka secara aktif memberikan imbauan dan sosialisasi terkait potensi tindak kriminalitas yang kerap terjadi selama musim mudik Lebaran.
Para pemudik yang diwawancarai mengungkapkan alasan utama memilih mudik lebih awal, yakni ingin menghindari kemacetan dan memastikan sampai di kampung halaman dengan aman dan nyaman.
Dengan demikian, Terminal Kalideres menjadi saksi dinamika perpindahan masyarakat yang kompleks menjelang perayaan Idul Fitri 2025.
Arus mudik Lebaran 2025 di Terminal Kalideres bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan representasi kompleks dinamika sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat urban Indonesia dalam memaknai momen spiritual tahunan.***