News

Ada Tembok Tinggi yang Halangi Keadilan untuk Jessica Wongso, Strategi Khusus Sudah Disiapkan Otto Hasibuan sejak 7 Tahun lalu

Oleh: Nuriyah Nofasari Minggu 17 Des 2023, 07:13 WIB
Ada Tembok Tinggi yang Halangi Keadilan untuk Jessica Wongso, Strategi Khusus Sudah Disiapkan Otto Hasibuan sejak 7 Tahun lalu

AYOBANDUNG.COM -- Otto Hasibuan, selaku pengacara Jessica Wongso, terus berjuang untuk mencari keadilan bagi kliennya. Sejak awal putusan hakim terkait kasus kopi sianida, Otto menyatakan ketidakpuasannya terhadap hukuman yang diberikan kepada Jessica Wongso.

Alasannya adalah, dalam kasus kopi sianida ini, tidak ditemukan bukti yang kuat, dan ada beberapa kejanggalan selama persidangan. Sejak memegang kasus ini, Otto Hasibuan yakin bahwa Jessica tidak bersalah.

Setelah tujuh tahun, kasus ini kembali menjadi perbincangan luas dengan rilis film dokumenter berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso" oleh Netflix. Berkat film ini, kasus tersebut kembali menjadi sorotan publik, dan Jessica Wongso mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Yakin Punya Mata Tajam? Cari Angka 28 di antara Deretan Angka 82, Bisa Tidak?

Saat ini, Otto Hasibuan bersama dengan 3.800 pengacara yang tergabung dalam Tim Aliansi Advokat pembela Jessica Wongso sedang mempersiapkan argumen hukum baru untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) dalam kasus kopi sianida. Argumen baru ini disiapkan dengan sangat matang untuk meningkatkan peluang diterimanya PK.

Selain fokus pada persiapan argumen hukum, Otto Hasibuan juga memiliki strategi khusus untuk menegakkan keadilan bagi Jessica Wongso. Hal ini dilakukan mengingat dugaan adanya hambatan yang menghalangi datangnya keadilan bagi Jessica Wongso yang terjerat dalam kasus pembunuhan berencana.

Otto menyampaikan keyakinannya bahwa hanya Tuhan yang dapat membuka pintu keadilan bagi Jessica Wongso. Ia, bersama dengan 3.800 advokat lainnya, bertindak sebagai perantara keajaiban Tuhan yang diyakininya akan diterima suatu saat oleh Jessica Wongso.

“Ribuan advokat juga memangnya bisa apa kalau tembok itu tetap menjadi tembok besar, tapi kalau Tuhan berkehendak tidak ada yang tidak mungkin,” ucap Otto.

Baca Juga: Menghadirkan Penyidik Bareskrim sebagai Saksi dalam Persidangan, Keraguan Firli Bahuri Terjawab?

Strategi khusus yang diimplementasikan oleh Otto dalam kasus ini melibatkan doa. Ia percaya bahwa kekuatan doa tidak dapat disaingi oleh hal apapun. Otto mengungkapkan bahwa ia telah berdoa pagi dan malam untuk Jessica sejak 7 tahun yang lalu.

Ia juga melihat rilis film dokumenter Netflix sebagai jawaban atas doanya selama ini.

“Saya berdoa, setiap pagi malam itu berdoa untuk kasus Jessica ini dan bukan hanya hari ini saja. Sejak 7 tahun lalu, saya nggak bohong,” sambung Otto.

Selain itu, Otto meminta dukungan dan kawalan dari netizen untuk membantu menemukan titik terang dalam kasus ini. Baginya, keberhasilan PK bukan hanya untuk keadilan Jessica Wongso, tetapi juga sebagai bukti penegakan hukum di Indonesia.

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil