News

Mahfud MD Tidak Perlu Menyiapkan Apa Pun Menjelang Debat Cawapres, Memilih Menonton Film Mandarin Sebagai Alternatif

Oleh: Nuriyah Nofasari Jumat 15 Des 2023, 10:20 WIB
Mahfud MD Tidak Perlu Menyiapkan Apa Pun Menjelang Debat Cawapres, Memilih Menonton Film Mandarin Sebagai Alternatif

AYOJAKARTA.COM - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3, Mahfud MD, telah mengekspresikan preferensinya dengan memilih untuk menonton film berbahasa Mandarin sebagai alternatif daripada mengambil waktu untuk melakukan persiapan khusus dalam menghadapi debat cawapres yang akan datang.

Menurutnya, persiapan khusus tidak diperlukan karena dia bersama dua calon wakil presiden lainnya, Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka, akan menghadapi pertanyaan yang tidak bisa diprediksi.

"Jadi, siap saja datang. Oleh sebab itu, debat itu menunjukkan kemampuan seseorang," ucap Mahfud di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/12/2023).

Baca Juga: Gibran Pecahkan Rekor Absen Debat, Sindir Warganet: Tenang Pak Prabowo, Saya Sudah di Sini

"Karena ditanya mendadak, oleh sebab itu, kalau mau belajar, ya saya belajar apa? Ilmu ekonomi kan banyak, perdagangan banyak sekali," katanya.

Mahfud menyatakan kesiapannya untuk menghadapi Imin dan Gibran dalam debat cawapres tanpa perlu melakukan persiapan khusus. Sebagai gantinya, dia memilih untuk menonton film Mandarin.

"Iya, saya suka nonton film lama Mandarin, dulu namanya film Hongkong," ucap Mahfud.

Sebagai informasi tambahan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menggelar debat perdana Pilpres 2024 pada Selasa (12/12) yang lalu.

Debat pertama ini membahas tema seperti hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), pemerintahan, pemberantasan korupsi, dan penguatan demokrasi.

Baca Juga: Wah! Diungkap Oleh Warganet, Ternyata Gibran Tidak Cuman Sekali Salah Sebut Asam Sulfat untuk Ibu Hamil

Selanjutnya, debat cawapres dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat (22/12) dengan fokus pada tema ekonomi, termasuk ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, serta infrastruktur dan perkotaan.

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Hengky Sulaksono