AYOJAKARTA.COM -- Akhir-akhir ini kasus Jessica Wongso kembali mencuat dan menjadi perbincangan hangat bagi publik.
Padahal, kasus kematian Mirna Salihin yang mendakwakan Jessica Wongso ini sudah berlalu tujuh tahun lamanya.
Terpidana Jessica Wongso kembali menjadi sorotan, bahkan kini banyak dibela oleh berbagai kalangan, termasuk aliansi advokat.
Baca Juga: Membaca Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kaki, Coba Perhatikan Jempolnya
Tercatat 3.800 advokat tergabung dalam pembela Jessica Wongso siap untuk membuka kasus kopi sianida pada tahun 2016 lalu.
Hal yang menjadi sorotan publik, salah satunya adalah sikap tenang Jessica Wongso dalam menghadapi persidangan.
Jessica Wongso tampak selalu tenang selama persidangan yang berjalan selama 32 kali tersebut.
Bahkan Jessica Wongso disebut bersikeras untuk tak mengakui perbuatan yang tak pernah ia lakukan itu, meski harus rela mendekam di dalam penjara selama 20 tahun lamanya.
Poppy Amalia seorang psikolog sekaligus mikro ekspresi berkomentar tentang kepribadian juga gerak-gerik Jessica Wongso di dalam persidangan berlangsung.
Melalui tayangan YouTube Kompas TV yang diunggah pada 28 Oktober 2016 lalu, Poppy Amalia menyebutkan Jessica Wongso saat dibacakan vonis hukum terlihat tenang tapi sebenarnya tidak.
"Nah, kita sebenarnya ngelihatnya kayaknya terlihat tenang ya, sebenarnya tidak. Coba kita lihat itu dari tarikan nafas, kemudian kembali ke tarikan nafas, terus matanya berkedip lagi, itu sebenarnya tidak terlihat tenang. Malah tarikan nafas itu bisa menggambarkan seseorang kalau lagi cemas, khawatir, biasa menarik nafas kan," kata Poppy Amalia.
Lebih lanjut, pakar mikro ekspresi ini menyebut bahwa tarikan nafas yang dilakukan Jessica Wongso adalah untuk menenangkan diri.
"Kelihatannya dia tenang, tapi sebenarnya tidak. Karena yang terlihat itu kan kadang nggak begitu terpancar kan," ucapnya.
"Kalau melihat ke kuasa hukumnya, itu biasanya dia. Misalkan kita kalau lagi bicara terus melihat satu sudut dalam khalayak ramai, sebenarnya itu butuh dukungan artinya," tambah Poppy Amalia.
Kemudian, pakar mikro ekspresi menyinggung Jessica Wongso menoleh ke kanan saat ada kata menimbang biasanya asumsinya adalah ada orang yang dikenal, ada suara, atau bahkan dari kamera.
"Di sebelah kanan apa sih yang kita lihat? Siapakah yang ada di sebelah kanan? Kuasa hukumnya. Orang-orang yang dikenal di dalam ruangan itu, adalah mereka. Pegangan tangan," jelas Poppy Amalia.
Diketahui perkembangan terkini kasus Jessica Wongso akan berusaha dibongkar kembali oleh tim aliansi advokat dengan melakukan berbagai upaya hukum.***