News

Hinca Panjaitan Akan Bertanya ke Kapolri Soal Kasus Jessica Wongso, Berbekal Kekuatan Suara Netizen

Oleh: Cindra May Ningrum Senin 11 Des 2023, 16:25 WIB
Hinca Panjaitan Akan Bertanya ke Kapolri Soal Kasus Jessica Wongso, Berbekal Kekuatan Suara Netizen

AYOJAKARTA.COM -- Hinca Panjaitan, anggota Komisi III DPR RI kini bersuara soal kasus Jessica Wongso.

Kasus Jessica Wongso diketahui sudah berlalu sejak tujuh tahun lalu tepatnya pada tahun 2016, namun baru-baru ini menjadi perhatian publik.

Melalui tayangan YouTube Pablo Benua, Hinca Panjaitan berbincang bersama Pablo Benua sedang membahas kasus kopi sianida yang mencuat dan menyisakan teka-teki, serta tanda tanya.

Baca Juga: Membaca Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kaki, Coba Perhatikan Jempolnya

Hinca Panjaitan diketahui menyinggung kasus kopi sianida dalam rapat Komisi III DPR RI untuk menyeleksi calon hakim Agung.

Menurutnya, kasus Jessica Wongso adalah soal keadilan, dan tentu harus disuarakan lewat ruang DPR RI.

"Pertama, waktu saya diundang oleh bang Otto dan kawan-kawan juga Rey di sebuah doa bersama tentang kasus Jessica saya hadir, saya memang betul-betul terharu dan terpukul dengan rasa keadilan itu. Saya harus ikut bersuara tentang keadilan ini dan ruang di DPR itu adalah ruang rakyat, rumah rakyat, dan di komisi III adalah komisi yang membidangi hukum, dan itu penting sekali. Nah, dari semua sistem persidangan kita, hakim adalah muara paling akhir, terutama hakim Agung," kata Hinca Panjaitan.

Hinca Panjaitan turut menjelaskan bahwa kasus Jessica Wongso yang dibahas dalam rapat Komisi III DPR RI adalah momentum yang bagus.

Baca Juga: Tanggapi Permintaan Maaf Edi Darmawan Salihin pada Otto Hasibuan, Ketua IPW: Orang Ini Mau Cari Sensasi Saja

Di mana ia mengingatkan calon hakim Agung, jika mendapatkan perkara persis dan sama seperti ini untuk mendengarkan suara rakyat atau netizen.

"Ternyata masih banyak tercecer soal-soal keadilan itu, belum terbuka semuanya. Jadi, saya ingatkan jika terpilih menjadi hakim Agung apa pandanganmu, apa pendapatmu tentang media sosial, netizen, yang membawa no viral, no justice," ungkapnya.

Saat berbincang dengan Pablo Benua, Hinca Panjaitan juga menyinggung guna dan fungsi suara netizen dalam kasus Jessica Wongso saat berbicara terkait sel tikus.

"Nah, inilah gunanya netizen bersuara, dengan dia bersuara tentu kami akan menanyakan kepada Kapolri. Kenapa netizen berpandangan seperti itu? Ada (sel tikus) atau tidak?," ucap Hinca Panjaitan.

"Kalau ini betul-betul ada (sel tikus), kita akan minta, kita akan cek, supaya tidak ada dusta. Kalau memang ada, katakan ada, kalau itu ada, nyatakan menjadi tidak boleh ada lagi. Kalau tidak ada, klarifikasi tidak ada lagi. Supaya semua orang tahu, cara-cara penegakan hukum kita nggak gitu lagi," jelasnya.

Diketahui menurut kuasa hukum, Jessica Wongso berada di sel tikus selama 4 bulan lamanya dengan kondisi kamar yang gelap, banyak kecoa, tikus, dan lain-lain.

Bahkan Hinca Panjaitan menyebut jika benar ada sel tikus yang dibuat untuk menekan tersangka dengan kondisi ruangan yang tak layak, itu adalah sebuah pelanggaran HAM.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Memiliki Ikatan Batin dengan Seseorang, Pernah Merasakannya?

Oleh sebab itu, Hinca Panjaitan akan mulai bertanya kepada Kapolri terkait sel tikus dengan berbekal kekuatan suara netizen.

Kasus dengan julukan kopi sianida ini kembali akan dibongkar oleh tim aliansi advokat pembela Jessica Wongso yang tercatat terdiri dari 3.800 orang advokat dari seluruh Indonesia.***

Reporter Cindra May Ningrum
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil