AYOJAKARTA.COM - Perhatian dan sorot mata publik terhadap kasus kopi sianida yang menyeret Jessica Wongso masih belum redup.
Suksesnya penayangan film dokumenter Ice Cold, publik seperti mulai menyadari adanya sejumlah kejanggalan yang membuat Jessica Wongso menerima vonis.
Atas pertimbangan itu, warganet dan sejumlah kalangan tergerak untuk memperkarakan kembali kasus kopi sianida Jessica Wongso.
Baca Juga: Sebut Jessica Wongso Dihukum Berdasarkan Pendapat, Kamaruddin Simanjuntak: Gila Itu Namanya
Selain Otto Hasibuan yang tidak menyerah dalam melakukan pembelaan, dukungan terbaru juga datang dari Mantan Kabareskrim Susno Duadji.
Berdasarkan tayangan film dokumenter dan pernyataan para ahli dalam sejumlah siniar, Susno memaparkan sudut pandangnya.
Menurut Susno, kasus kopi sianida yang membuat Jessica menerima vonis 20 tahun penjara belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip keadilan.
Tidak adanya bantahan resmi dari Mahkamah Agung, Kejaksaan serta Penyidik terhadap kasus kopi sianida, menurut Susno merupakan hal janggal dan perlu dipertanyakan.
“Berarti apa yang di film itu, apa yang ada di medsos itu mendekati benar, itulah yang kita pegang,” ungkap Mantan Kabareskrim.
Lebih lanjut Susno menambahkan, apabila kabar yang beredar di kalangan warganet dan media sosial merupakan hal benar; maka peradilannya sesat.
“Kenapa peradilan sesat? Terlalu benar, menghukum seseorang dengan tidak ada alat bukti yang bersifat direct atau menunjukkan,” imbuh Susno.
Susno memaparkan, keyakinan hakim dalam perkara kopi sianida terbilang berani dalam membuat sebuah keputusan hukum.
Sementara, berdasarkan apa yang menjadi penilaian oleh sejumlah kalangan dan tayangan; keberanian tersebut justru mengherankan.
“Dari film yang kita tonton dan statement pengacara, keterangan ahli, tidak ada yang menyatakan bahwa Jessica yang memasukkan racun itu,” jelas Susno.
Fakta bahwa Jessica duduk di meja dan menutupi dengan tas, langsung disimpulkan sebagai bentuk kepastian penyebab tewasnya Mirna.
“Ini terlalu berani karena orang bisa saja mati bukan karena racun, saya sudah lama menjadi penyidik sampai menjadi Kabareskrim,” imbuh Susno.
Baca Juga: Komika Aulia Rakhman Sebut Nama Muhammad Tidak Penting, Meskipun Dapat Menjadi Jaminan Masuk Surga
Lebih dalam, saat dimintai keterangan terkait dengan kasus kopi sianida memberikan satu pernyataan tegas yang perlu menjadi catatan.
Menurut Mantan Kabareskrim, penggunaan racun dalam kasus pembunuhan memiliki satu alasan yang cenderung menjadi kebiasaan dan kepastian.
Terkait dengan pendidikan, Susno menganggap profil Jessica Wongso bukanlah sosok yang bodoh sehingga kecil kemungkinan akan bertindak ceroboh.
“Kalau mau membunuh orang dengan cara meracun tidak berhadap-hadapan, itu bodoh sekali!” tegas Susno dikutip Ayojakarta, Sabtu 9 Desember 2023 dari Intens Investigasi. ***