News

Terus Berdatangan Hingga Membuat Kewalahan, Segini Biaya yang Harus Dikeluarkan untuk Menjadi Pengungsi Rohingya

Oleh: Karseno AJ Kamis 07 Des 2023, 20:25 WIB
Untuk bisa tiba dan menjadi pengungsi Rohingya, Husson memungut bayaran sebesar Rp 13 juta untuk orang dewasa dan Rp 7 juta untuk anak-anak.

AYOJAKARTA.COM – Aksi penolakan terhadap pengungsi Rohingya kembali dilakukan oleh ratusan warga Sabang, Aceh, pada Rabu 6 Desember 2023.

Warga menolak kedatangan pengungsi Rohingya yang ditempatkan di Dermaga CT 1 BPKS kota Sabang, Provinsi Aceh.

Sebanyak 139 pengungsi Rohingya sebelumnya mendarat di Pantai Le Meulee, kecamatan Sukajaya kota Sabang pada tanggal 2 Desember 2023.

Warga Sabang geram lantaran para pengungsi terus berdatangan dan tidak kunjung dipindahkan dari wilayahnya.

Akibat aksi penolakan terhadap kedatangan pengungsi Rohingya tersebut, warga dengan petugas keamanan sempat terjadi aksi saling dorong.

Kericuhan bermula dari aksi warga yang mencoba menerobos masuk, namun mendapat halangan dan barikade dari petugas keamanan.

Buntut dari aksi saling dorong tersebut, pagar pembatas dermaga sempat mengalami goncangan hingga nyaris roboh.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Pengungsi Rohingya akan Segera Dikembalikan ke Negara Asalnya!

Sebelumnya, aksi unjuk rasa penolakan juga sempat dilakukan warga Balohan dengan membongkar paksa tenda-tenda penampungan di pelabuhan.

Pembongkaran tenda serta upaya pengusiran paksa dilakukan masyarakat setempat lantaran pengungsi terus berdatangan.

Dari sejumlah aksi penolakan yang dilakukan masyarakat pesisir pantai terhadap pengungsi Rohingya, polisi berhasil meringkus seorang penyelundup imigran.

Pria berkewarganegaraan Bangladesh didapati oleh kepolisian resort Pidie karena melakukan penyelundupan imigran Rohingya.

Dari hasil pemeriksaan polisi, pria berusia 70 tahun tersebut diketahui bernama Husson Mukhtar yang berasal dari Bangladesh, Myanmar.

Berdasarkan pengakuan Husson, ia dan rekannya yang masih buron telah memberangkatkan sebanyak 341 imigran Rohingya ke Aceh.

Imigran yang diselundupkan terbagi ke dalam dua kapal yang pada 14 November 2023 mendaratkan 194 imigran di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie.

Sementara kapal lainnya yang berisi 147 imigran mendarat di Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie sehari kemudian.

Dalam aksinya, pelaku ikut menyamar sebagai salah satu imigran Rohingya dan kemudian kabur dari pengungsian menuju ke pegunungan.

Husson mengakui, tujuan melakukan penyelundupan imigran Rohingya tidak lain karena ingin mendapat keuntungan besar.

Baca Juga: Makin Membuat Masyarakat Aceh Kewalahan, Mahfud MD Ungkap Alasan Ribuan Pengungsi Rohingya Terus Berdatangan

Karena itu, sebelum berangkat dari Myanmar Husson telah menetapkan harga bagi calon pengungsi untuk tiba di Aceh.

Untuk bisa tiba dan menjadi pengungsi Rohingya, Husson memungut bayaran sebesar Rp 13 juta untuk orang dewasa dan Rp 7 juta untuk anak-anak.

Dari hasil penyelundupan imigran tersebut, sampai dengan saat ini Husson telah mendapatkan keuntungan mencapai Rp 3,3 miliar rupiah.

Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Kamis, 7 Desember 2023 dari kanal Youtube tvOneNews.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam