AYOJAKARTA.COM – Kasus kematian Mirna Salihin dengan terpidana Jessica Wongso kembali mendapatkan perhatian publik.
Hal ini terjadi setelah rilisnya film dokumenter Netflix yang bertajuk ‘Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso’.
Banyak kejanggalan yang masih belum terungkap sehingga membuat Jessica Wongso mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat.
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso buka suara terkait kasus kopi sianida yang menyeret Jessica Wongso.
Baca Juga: Muncul Rekaman Suara Mencurigakan Diduga Ayah Mirna dan Jaksa Shandy Bahas Soal Rangga
Berbeda pendapat dengan sebagian orang, Sugeng Teguh Santoso menyatakan bahwa film bertajuk ‘Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso’ merupakan sebuah fiksi yang dibuat demi kepentingan tertentu.
Dalam pembicaraannya, Ketua IPW secara blak-blakan menyebut bahwa film Jessica Wongso yang dibuat Netflix ada kepentingan politik di dalamnya.
“Jadi sudah pasti jadi ini politik dalam arti permainan untuk mengarahkan opini publik,” ujarnya dikutip Ayojakarta.com dari YouTube PABLO BENUA, Rabu (6/12/2023).
Sugeng Teguh Santoso juga menyatakan bahwa film Jessica Wongso dibuat demi kepentingan bisnis sehingga harus dibuat semenarik mungkin seakan-akan peristiwa sebenarnya.
Sehingga menurutnya banyak orang tertarik dan mendapatkan pesan-pesan tertentu yang disampaikan seperti ketidakadilan untuk Jessica Wongso.
Maka dari itu, Ketua IPW secara tegas menyatakan bahwa ada kepentingan politik karena setelah film Ice Cold muncul ribuan advokat dengan tokoh utama Otto Hasibuan.
Menurutnya setelah kasus Jessica Wongso mendapatkan perhatian publik, Otto Hasibuan berkali-kali diwawancarai.
Baca Juga: IPW Desak Polda Metro Jaya untuk Selesaikan Penyidikan dan Segera Menahan Firli Bahuri
Dari sinilah Sugeng Teguh Santoso menyatakan banyak kepentingan di samping kasus Jessica Wongso.
“Pesan ketidakadilan untuk Jessica ini digulirkan, itu yang dituju oleh tujuan film ini. Itu yang saya bilang kepentingan politik,” tegasnya.
“Nah setelah digulirkan maka terbentuklah tim advokat yang jumlahnya ribuan ya. Kemudian muncul juga tokohnya Otto Hasibuan yang berkali-kali kepentingan ini kan banyak kepentingan-kepentingan muncul,” sambungnya.
Lebih lanjut Sugeng Teguh Santoso juga menyinggung kepentingan politik Otto Hasibuan yang mendompleng kasus Jessica Wongso setelah kembali viral.
Baca Juga: Mangkir Pemeriksaan, IPW Desak Polda Metro Jaya Jemput Paksa Ketua KPK Firli Bahuri
Diketahui Otto Hasibuan saat ini masuk menjadi Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan capres cawapres Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
“Makanya saya bilang ini kepentingan politik apalagi Otto sekarang masuk pada wakil tim Prabowo-Gibran ya, jadi saya sampaikan seperti itu,” kata Sugeng Teguh Santoso.
“Kasus Jessica didesain demikian rupa dengan biaya yang menurut saya mahal, padahal banyak nasib rakyat yang miskin ya dalam jumlah besar yang juga harus perlu kita perhatikan itu pendapat saya,” sambungnya.***