News

Persiapan Mudik: 7 Cara Mencegah Ban Pecah di Jalan Tol, Nomor 2 dan 6 Masih Sering Diabaikan

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Sabtu 22 Mar 2025, 09:29 WIB
Ilustrasi mencegah ban pecah di jalan tol untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan saat mudik Lebaran 2025.

AYOJAKARTA.COM – Ban Pecah di jalan tol bisa menjadi pengalaman yang menakutkan sekaligus berbahaya bagi pengendara.

Bukan hanya berpotensi kecelakaan, kondisi tersebut dapat juga mengganggu arus lalu lintas, bahkan bisa menimbulkan korban jiwa.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara mencegah ban di jalan tol sebagai persiapan mudik.

Berikut ini merupakan beberapa cara mencegah ban pecah di jalan tol untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan saat mudik Lebaran 2025.

Baca Juga: Anti Ribet! Begini Cara Mudik Aman dan Nyaman Tanpa Kendala

1. Cek Kondisi Fisik Ban

Cara pertama yang perlu dilakukan adalah dengan memeriksa kondisi fisik dari ban.

Biasanya ban yang rusak disebabkan oleh benturan benda keras ataupun tajam yang membuat struktur ban berubah dan menjadi rawan meledak.

2. Periksa Tekanan Angin

Memastikan tekanan angin ban juga harus sesuai dengan rekomendasi pabrik untuk mencegah pecah ban.

Biasanya ban yang kekurangan atau kelebihan tekanan angin dapat menyebabkan ban lebih cepat aus dan meningkatkan risiko pecah.

Pakai alat pengukur tekanan untuk memeriksa tekanan secara berkala, terutama sebelum melakukan perjalanan jauh.

Baca Juga: Gak Perlu Antri, Begini Cara Isi Saldo e-Toll Flazz BCA Lewat HP untuk Bayar Tol saat Mudik Lebaran 2025

3. Menghindari Beban Berlebih

Beban berlebih atau overload juga bisa menyebabkan ban menahan beban yang tidak semestinya.

Hal tersebut dapat menyebabkan ban bekerja keras sehingga rusak saat berkendara dan mengakibatkan pecah ban.

Maka dari itu, perlu memperhatikan beban angkut masing-masing kendaraan, karena setiap kendaraan mempunyai beban angkut yang berbeda.

4. Cek TWI

Cara selanjutnya untuk menghindari ban pecah di jalan tol yaitu dengan cek kondisi TWI (Tread Wear Indicator) ban mobil.

TWI biasanya berbentuk tanda seperti segitiga di dinding ban. TWI sendiri menunjukkan posisi garis tebal yang terletak persis di kedua sisi kembangan ban.

Apabila garis TWI sudah tersentuh, maka hal tersebut menandakan bahwa kembangan ban sudah semakin menipis.

Baca Juga: Persiapan Mudik, Begini Cara Isi Saldo e-Toll di HP Lewat Bank BCA, Mandiri, BNI, dan BRI

5. Menghindari Jalan Berlubang dan Benda Tajam

Meskipun sulit, menghindari jalan berlubang dan benda tajam di jalan toljuga penting untuk dilakukan.

Karena jalan yang berlubang atau benda tajam dapat merusak ban dan meningkatkan risiko ban pecah.

Jika terpaksa melewati jalan yang rusak, maka harus mengurangi kecepatan supaya dapat mengurangi dampak pada ban.

6. Memperhatikan Kecepatan Saat Berkendara

Mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dapat menyebabkan lebih banyak panas pada ban karena gesekan dengan aspal.

Hal tersebut tentunya dapat menyebabkan ban pecah. Maka dari itu, patuhi batas kecepatan yang disarankan dan pertahankan kecepatan sedang saat berkendara.

Baca Juga: Rincian Tarif Tol Jakarta-Surabaya untuk Mudik Lebaran 2025, Isi Saldo e-Toll Minimal Segini

7. Perhatikan Tanggal Kadaluarsa Ban

Perlu diketahui bahwa ban juga memiliki masa pakai yang terbatas, biasanya sekitar 5-6 tahun sejak tanggal produksi.

Coba periksa tanggal produksi ban yang biasanya tertera di dinding ban dan pastikan tidak menggunakan ban yang sudah kadaluarsa.

Demikianlah informasi terkait tujuh cara mencegah ban pecah di jalan tol ketika sedang mudik.***

TAGS:
Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Tedi Rukmana