AYOJAKARTA.COM – Bakal capres nomor urut satu, Anies Basweda mengumbar sejumlah janji jika dirinya nanti terpilih menduduki kursi RI 1.
Terbaru, Anies Baswedan mengumbar janjinya bakal merombak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Seperti yang diketahui, saat ini KPK tengah jadi sorotan masyarakat usai penetapan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka atas kasus dugaan pemerasan.
Dalam janjinya, jika terpilih jadi presiden 2024, Anies Baswedan akan merombak KPK caranya diisi oleh orang-orang yang berintegritas.
“Institusi ini nantinya akan diisi orang-orang berintegritas,” ucap Anies Baswedan dalam janjinya dikutip dari laman Republika.co.id pada Sabtu, 2 Desember 2023.
“Dan mereka harus dijaga dengan kode etik,” lanjut Anies.
Anies Baswedan juga menuturkan bahwa banyak orang-orang berintegritas yang tersingkir saat akan masuk KPK lantaran tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK pada 2021 lalu.
Sebab itulah Anies Baswedan menegaskan jika dirinya nanti dipercaya sebagai Presiden akan memperkuat lembaga antirasuah tersebut.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga berjanji akan mengembalikan kembali orang-orang berintegritas tersebut agar KPK bisa mendapat kepercayaan kembali dari masyarakat.
“Orang-orang berani ini harus dikembalikan lagi,” tegas Anies saat mengumbar janjinya.
Selain itu, terkait dengan hukuman bagi para koruptor, Anies Baswedan menuturkan hal yang berbeda.
Dimana ia menilai jika hukuman mati bagi para koruptor sebenarnya kurang tepat disebabkan penegakkan hukum di Indonesia belum sempurna.
“Selama sistem penegakkan hukum kita belum sempurna, jangan terapkan hukuman mati,” tegas Anies Baswedan.
“Karena jika terjadi kesalahan, sulit untuk memperbaikinya,” imbuhnya.
Anies kemudian menjelaskan lebih detail soal resiko jika hukuman mati diterapkan bagi para koruptor di Indonesia.
Yaitu apabila jika koruptor tersebut sudah terlanjur dihukum mati kemudian ada bukti baru yang menunjukkan jika ternyata pelakunya orang lain maka akan sulit mengembalikan putusan tersebut.
“Bagaimana kita akan mengembalikannya? Tidak mungkin. Itulah mengapa saya mengatakan kita harus berhati-hati,” terangnya.
Baca Juga: 'Desak Anies' Disebut Acara Penting untuk Anak Muda, Jamin Kebebasan Berbicara Tanpa Rasa Takut?
Sebagai gantinya, menurut Anies Baswedan hukuman yang paling tepat bagi para koruptor adalah dimiskinkan.
Jadi ia berharap agar pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset bagi para koruptor segera dilakukan daripada hukuman mati.
“Penting sekali untuk segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset oleh Negara. Koruptor paling takut mengalami kemiskinan,” tegasnya.