AYOJAKARTA.COM - Bacapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo memberikan komentar soal stand up komedian atau akrab disapa komika yang sering mengkritik pejabat.
Ganjar Pranowo mengaku dirinya memberikan kebebasan untuk berpendapat dan menyampaikan kritik.
Tetapi, ia berharap agar para pejabat negara juga dapat menyampaikan kritik dalam konteks kebebasan dan kemerdekaan berekspresi termasuk kepada para komedian.
Hal tersebut disampaikan ketika menghadiri acara Dialog Pers di Kantor PWI Pusat, Jakarta, Kamis (31/11/2023).
Mulanya, Ganjar Pranowo bercerita bahwa banyak komedian yang takut memberikan kritik kepada pejabat negara.
Ia pun meminta pihak yang mengkritik dirinya agar tak marah ketika ia melakukan kritik balik.
“Para stand up komedian jadi ketakutan semua ‘Mas, kalau saya kritik ini gimana?’ Loh, saya kritik saja, tapi kalian nanti saya kritik jangan marah ya,” ungkapnya dikutip AyoJakarta.com dari Instagram @ctd.insider, Sabtu (2/12/2023).
Eks Gubernur Jawa Tengah ini mengaku dirinya tak pernah baper jika dikritik maupun dihina karena semua orang memiliki kebebasan berpendapat asalkan apa yang disampaikan bukan fitnah.
“Kalau dihajar, saya sudah terlalu sering, dipuji juga pernah, yang perlu disikapi dari kita jangan baperan karena kita berada pada posisi itu tuh, anda itu wajib, wajib dikritik," ungkapnya.
Baca Juga: Tim Aliansi Advokat Jessica Laporkan Ayah Mirna Edi Darmawan ke Bareskrim Polri, Kenapa?
Paslon nomor urut 3 itu juga menyampaikan agar para komedian dapat menerima kritik dari pejabat negara.
Namun para komedian protes karena pejabat negara tak seharusnya memberikan kritik.
“Tidak, maksud saya biar ada dialektika. Kan kita ini masih belajar nih, kita ini belum mapan-mapan banget. Kalau anda boleh, kenapa saya tidak boleh?” ujarnya.
Diketahui, Ganjar Pranowo sempat diroasting komika Kiky Saputri dalam acara Lapor Pak.
Aksi roasting Kiky Saputri kepada Ganjar Pranowo kemudian menuai perhatian publik.
Hal itu karena menurut Kiky Saputri banyak tayangan segmen roasting yang dipotong.
Sementara Ganjar Pranowo mengaku tak pernah meminta adegan yang menampilkan dirinya diroasting itu dipotong.***