AYOJAKARTA.COM - Anggapan adanya perseteruan antara PDIP dengan keluarga Jokowi mendapat sorotan dari capres Ganjar Pranowo.
Menurut Ganjar Pranowo, dinamika yang saat ini berkembang di masyarakat merupakan hal wajar dan lumrah sehingga bukan merupakan suatu masalah.
Sebagai sesama kader di partai berlambang Banteng, capres Ganjar Pranowo mengaku sangat mengagumi dan cukup dekat dengan keluarga Jokowi.
“Kalau dengan Pak Jokowi kami bisa bercanda, saya mungkin meng-claim saya cukup dekat, sehingga kita bicara banyak hal,” ungkap Ganjar.
Bukan saja pada persoalan-persoalan menyangkut pribadi, Ganjar juga sempat berbicara tentang bangsa Indonesia yang menjadi sorotan dunia.
Ganjar menilai, Jokowi merupakan figur yang mengedepankan masa depan Indonesia dalam sejumlah langkah dan tindakan politiknya.
Karena itu, upaya mempersiapkan penerus tongkat estafet pembangunan Indonesia dari kalangan kaum muda menjadi salah satu prioritas Jokowi.
“Di banyak event, Beliau membutuhkan kepastian siapa kira-kira yang bisa melanjutkan pembangunan, itu sebenarnya awal cerita,” imbuhnya.
Sejumlah tokoh nasional yang banyak disorot publik seperti Ridwan Kamil, Anies Baswedan, Puan Maharani dan nama lain kemudian mulai masuk ke dalam radar pantau Jokowi.
Baca Juga: Aktris Senior Kiki Fatmala Meninggal Dunia, Ini Puluhan Film dan Sinetron yang Pernah Dibintanginya
Meski pada awalnya tidak memiliki keyakinan, Ganjar mengaku justru terus didorong oleh Jokowi untuk masuk ke arena kontestasi.
Upaya Jokowi dalam memperkenalkan Ganjar ke tengah-tengah masyarakat luas kian membuatnya menjadi lebih percaya diri.
Dialog antara Presiden bersama dengan sejumlah petinggi PDIP yang cukup menyita waktu kemudian mulai sering dilakukan.
“Pada saat itulah proses yang tidak mudah dan tidak cepat itu terjadi, sehingga barangkali ada pesan komunikasi yang belum klik,” terang Ganjar.
Meski wacana adanya dilema antara PDIP dengan Jokowi sempat didengar, namun Ganjar mengaku enggan untuk mempermasalahkan.
Selain karena keputusan tertinggi terkait pencalonan berada di tangan Ketua Partai, sejumlah nama kandidat capres juga terus bermunculan.
Polemik adanya perbedaan pandangan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDIP kemudian kian mengerucut saat Mahkamah Konstitusi menjadi sorotan publik.
“Kalau prosesnya, saya kira mulai kelihatan agak berbeda waktu ramai di MK saja,” ungkap Ganjar dalam siniar bersama Akbar Faizal.
Kendati pada awalnya Ganjar dan sejumlah petinggi PDIP tidak meragukan keputusan Jokowi, namun dugaan-dugaan adanya perbedaan semakin mencuat ke permukaan.
“Awalnya kami tidak percaya, kami tidak pernah berpikir bahwa akan ada skenario ini,” jelas Ganjar dikutip Ayojakarta Jumat, 1 Desember 2023 dari kanal YouTube AFU. ***