AYOJAKARTA.COM -- Memimpin lembaga penanganan kasus anti rasuah, Ketua KPK non aktif Firli Bahuri justru terjerat sebagai salah satu terduga pelaku.
Ditetapkannya Ketua KPK non aktif Firli Bahuri sebagai tersangka tindak pidana korupsi, merupakan tamparan keras bagi Indonesia.
Dugaan keterlibatan Ketua KPK non aktif Firli Bahuri dalam kasus korupsi, menjadi pertanda buruknya citra bangsa ini di mata dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung Pegiat Anti Korupsi Saor Siagian dalam sebuah diskusi bersama dengan Hotman Paris.
“Tidak ada kasus yang paling serius, bukan saja di Republik ini, di semua jagad raya, dengan apa yang dilakukan Firli,” ungkap Saor.
Tidak beroperasinya fungsi supervisi yang dimiliki Ketua KPK, seperti menjadi indikasi tingginya angka korupsi di negara ini.
Karenanya, Saor menilai apa yang dilakukan Ketua KPK non aktif merupakan kejahatan serius karena membawa dampak sangat besar.
Akibat besarnya dampak yang ditimbulkan, Saor berpendapat terpilihnya Firli Bahuri sebagai Ketua KPK juga patut dipertanyakan.
“Saya yang menyatakan keberatan supaya Firli Bahuri tidak dicalonkan sebagai Ketua, tetapi Pansel kemudian menerima,” terang Saor.
Saor menambahkan, pengabaian yang sempat dialami dan penetapan Firli sebagai Ketua merupakan bentuk upaya merusak maruah KPK.
Baca Juga: Tipe Golongan Darah yang Punya Bakat Kaya Raya Sejak Lahir, Urutan Pertama Ternyata Bukan Goldar AB
“Artinya ada upaya yang sistematis kemudian mau meruntuhkan KPK, secara normatif pemerintah juga harus bertanggung jawab,” tegas Saor.
Bukan saja lantaran Firli cenderung sering berkelit, tetapi juga pernyataannya yang menganggap dirinya sedang menjadi sasaran para koruptor.
Pernyataannya yang cenderung membela diri, menurut Saor merupakan salah satu upaya Firli Bahuri dalam mencoba menyelamatkan diri.
Karenanya, Saor beranggapan agar penyidik perlu bersikap lebih mampu untuk memperlihatkan tanggung jawab dan kewibawaannya.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan upaya menjaga kewibawaan, Saor menilai agar Polda Metro Jaya segera melakukan penangkapan.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Tidak Dicintai Orang di Sekitarmu, Yuk Kenali Ciri-cirinya
Langkah tersebut dipandang perlu untuk dilakukan, sebagaimana sebelumnya KPK melakukan hal senada kepada Syahrul Yasin Limpo.
Berbagai cara yang dilakukan Firli agar terlepas dari jerat hukum, menurut Saor sudah perlu ditangani dengan cara lebih tegas.
Sebab kejahatan yang dilakukan Ketua KPK non aktif dengan lembaga yang dipimpinnya sudah sangat berbahaya dan cenderung sempurna.
Meski Firli Bahuri terkesan berusaha menghindar, Saor optimis penyidik akan bekerja lebih efektif dan selektif.
“Kejahatan yang dilakukan ini sudah sangat sempurna,” pungkas Saor seperti dikutip Ayojakarta pada Jumat, 1 Desember 2023 dari Metro TV. ***