News

Masa Kampanye Pilpres 2024, Prabowo-Gibran Pastikan Tak akan Ambil Cuti Penuh

Oleh: Arifina Cahyanti Firdausi Selasa 28 Nov 2023, 07:07 WIB
Gibran Rakabuming dan Prabowo Subianto


AYOJAKARTA.COM - Pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memastikan tidak akan mengambil cuti penuh di masa kampanye Pilpres 2024.

Sebagaimana yang telah dijadwalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), masa kampanye bagi capres-cawapres bakal berlangsung selama 75 hari.

Masa kampanye Pilpres 2024 dimulai pada tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2023.

Baca Juga: Beda Sikap dengan PKS, Cak Imin Ngotot Tetap Dukung Proyek IKN, Bagaimana dengan Anies Baswedan?

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid mengatakan, pasangan Prabowo-Gibran hanya akan mengambil cuti kampanye saat dibutuhkan saja.

"Cuti kampanye dilakukan saat dibutuhkan untuk cuti, ya dia cuti, bisa akhir pekan, bisa awal pekan," ujar Nusron Wahid dikutip ayojakarta.com dari suara.com pada Selasa (28/11/2023).

"Pokoknya saatnya dibutuhkan. Kan undang-undang memperbolehkan cuti sewaktu-waktu dibutuhkan," lanjutnya.

Baca Juga: Ganjar Percaya Seluruh Penyelenggara Pemilu Akan Bekerja Sungguh-sungguh

Seperti diketahui, Prabowo Subianto saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

Sedangkan Gibran Rakabuming Raka hingga saat ini juga masih menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Adapun kegiatan mengenai pencalonan keduanya di Pilpres 2024 akan disesuaikan dengan tugas jabatan kenegaraan Prabowo-Gibran.

Nusron menjelaskan, langkah Prabowo-Gibran tidak mengambil cuti penuh di masa kampanye Pilpres 2024 bukan karena elektabilitas tinggi di sejumlah survei.

Baca Juga: Ratusan Relawan Anies Baswedan di Depok Jabar Pindah Haluan Dukung Prabowo-Gibran, Ada Apa?

Melainkan, Prabowo-Gibran ingin tetap mengutamakan tugas masing-masing di pemerintahan meski juga tetap berupaya mencari dukungan dalam Pilpres 2024.

"Kepentingan negara jauh lebih diutamakan daripada sekedar kepentingan kampanye," jelas Nusron Wahid.

Menurut Nusron, jika Prabowo-Gibran mengambil cuti penuh selama masa kampanye nantinya akan berpengaruh terhadap pelayanan kenegaraan.

"Apapun, beliau mendapatkan amanat menjadi menteri pertahanan. Kalau nanti waktunya cuti dan kemudian kampanye terus meninggalkan tugas negara, nanti yang melayani ngurus negara siapa?" imbuh Nusron.

Baca Juga: Profil Belinda Juara MCI Season 11 yang Kemenangannya Tuai Pro Kontra, Ternyata Lulusan Le Cordon Bleu

Nusron menegaskan, tidak diambilnya cuti penuh oleh pasangan Prabowo-Gibran di masa kampanye bukan persoalan keoptimisan karena elektabilitas yang tinggi.

"Mas Gibran jadi wali kota juga sama. Ini nggak ada kaitan masalah confident atau optimis atau nggak ada kaitannya," kata Nusron.

"Semua kita biasa-biasa saja karena beliau kebetulan masih punya amanat, ya menjalankan amanatnya, kalau kita dianggap confident, ya doakan aja lah hasilnya maksimal," tegasnya.

Reporter Arifina Cahyanti Firdausi
Editor Hengky Sulaksono