AYOJAKARTA.COM – Capres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, ingatkan generasi muda agar tidak menggunakan hak pilih atau golput dalam Pilpres 2024.
Anies Baswedan mengatakan masyarakat yang memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya tidak masuk dalam perhitungan.
Maka dari itu, Anies Baswedan mengajak agar masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk menentukan masa depan bangsa.
“Ketika kita memutuskan untuk melakukan Pemilu maka yang dihitung adalah suara yang memilih, mereka yang tidak datang tidak diperhitungkan suaranya. Jadi kalau sebuah Pemilu yang datang hanya 40 persen yang 60 persen tidak memilih tidak kemudian Pemilunya batal, keputusannya ditentukan oleh 40 persen,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Senin, 20 November 2023.
“Sekarang pilihannya kita mau menjadi yang menentukan atau kita mau menjadi yang hanya menonton keputusan, menurut saya pilih yang menentukan,” sambungnya.
Anies kemudian menyoroti banyaknya pengangguran hingga tingginya biaya pendidikan di Indonesia.
Oleh sebab itu, Anies mengingatkan agar masyarakat tidak menjadi penonton dan mendiamkan hal-hal tersebut.
“Kalau golput itu dihitung nah baru golput itu menjadi perhatian. Misalnya 60 persen enggak ikut yang datang 40 persen kemudian pemilunya batal, nah golput baru menjadi pilihan. Tapi kalau itu tidak jadi pilihan mengapa kita jadi penonton? Apalagi anak muda, ada soal pengangguran, soal biaya sekolah yang mahal, biaya pendidikan yang tinggi, kenapa kita mendiamkan?” ujarnya.
Anies mengajak masyarakat untuk melihat masing-masing calon pemimpin bangsa dan memilih.
Ia juga menegaskan daripada masyarakat hanya menjadi penonton keputusan, lebih baik menentukan sikap untuk menggunakan hak pilih demi masa depan bangsa.
“Lihat siapa yang membawa ide-ide itu, lihat siapa yang punya kaitan dengan anak muda, lalu ambil pilihannya jangan jadi penonton dan golput karena tidak dihitung suaranya. Kita lihat Pilkada Pemilu yang partisipasinya hanya 40 persen, siapapun yang tertinggi di antara 40 persen itulah yang menentukan masa depan kita. Jadi untuk itu saya katakan daripada menonton ambil sikap datang memilih dan menentukan masa depan,” tutupnya.