News

Generasi Muda Jadi Pemilih Terbesar di Pemilu 2024, Cawapres Mahfud MD Berikan Pesan Ini, Apa?

Oleh: Karseno AJ Minggu 19 Nov 2023, 18:09 WIB
Generasi Muda Jadi Pemilih Terbesar di Pemilu 2024, Cawapres Mahfud MD Berikan Pesan Ini, Apa?


AYOJAKARTA.COM - Berbagai drama politik yang terjadi menimbulkan perasaan muak di kalangan anak muda, ujar perwakilan mahasiswa kepada cawapres Mahfud MD saat menghadiri kuliah umum di Universitas Andalas, Sumatera Barat.

Kepada cawapres Mahfud MD, mahasiswa menyayangkan adanya drama-drama yang terkesan justru membuat masyarakat selaku pemilih geram.

“Highlight bagi kami adalah, 56 persen itu adalah jumlah yang banyak, namun kita terkadang muak dengan pemilu,” ungkap perwakilan mahasiswa.

Baca Juga: Momen Unik para Peserta Seleksi CPNS dan PPPK 2023, Ada yang Ketiduran sampai Sol Sepatu Lepas

Adanya keriuhan mengenai sistem pemilu, wacana presiden tiga periode, politik dinasti dan segalanya membuat perwakilan mahasiswa menjadi pesimis dengan hasil pemilu.

Belum adanya perubahan signifikan yang datang dari hasil pemilu, disikapi mahasiswa sebagai bentuk stagnasi.

Karena itu, mahasiswa berharap agar komposisi jumlah pemilih muda yang mencapai angka 56 persen lebih diberikan keyakinan.

“Ini adalah era pemilih pemuda, 56 persen itu bisa memilih ke TPS, apa yang bisa meyakinkan hal tersebut?” tanya Mahasiswa.

Menyikapi kebimbangan yang dialami kaum muda, cawapres Ganjar Pranowo, Mahfud MD berpesan kepada seluruh generasi muda yang memiliki hak suara untuk tidak Golput.

Baca Juga: KJP Plus Tahap 2 Tahun 2023 akan Cair Bertahap, Jumlah Penerima Lebih Sedikit dari Tahun Lalu

Memilih calon legislatif ataupun pemimpin, menurut Mahfud MD merupakan tanggung jawab konstitusi seluruh pemilih, khususnya generasi muda.

Sehubungan dengan adanya anggapan pesimisme tentang proses dan hasil pemilu yang tidak membawa dampak, Mahfud memberi tanggapan.

Menurut Mahfud, pemikiran atau anggapan yang menilai bahwa setiap parpol merupakan suatu kendaraan politik penuh kotoran, perlu disingkirkan.

“Mau milih siapa, muak, calon-calonnya jorok semua, partainya kotor, saudara jangan berpikiran begitu,” ujar Mahfud.

Perkara memilih dalam Pemilu, menurut Mahfud perlu disikapi dengan lebih bijaksana serta mengedepankan perbaikan di masa mendatang.

“Kalau saudara menginginkan yang baik lalu tidak ada yang baik, terus saudara tidak memilih, semakin hancur negara ini,” imbuh Mahfud.

Baca Juga: 7 Tanda Gebetan Naksir Kamu Tapi Gengsi, Poin Empat Paling Sering Tidak Disadari, Apa Tuh?

Karenanya, Mahfud berpesan kepada generasi muda untuk bisa melawan rasa muak dengan cara datang ke TPS dan ikut membuat pilihan.

Terlebih karena dalam beberapa tahun ke depan, nasib bangsa Indonesia akan ditentukan oleh generasi muda.

Dan sebagai generasi pewaris bangsa, kaum muda terlepas dari perasaan suka atau tidak tetap harus memegang estafet kepemimpinan.

Keberadaan bangsa dan negara Indonesia, menurut Mahfud MD adalah warisan dari para pendiri bangsa yang mustahil ditolak.

“Saudara tidak bisa menghindar mengelola Indonesia ini ke depan,” pungkasnya dikutip Ayojakarta pada Minggu, 19 November 2023 dari Kompas TV. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky