News

Anies Baswedan Beri Tanggapan Soal Narasi Kecurangan Pemilu

Oleh: Sahdan Maulana Jumat 17 Nov 2023, 17:17 WIB
Capres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan memberikan tanggapannya soal narasi kecurangan Pemilu yang hangat dibicarakan.

AYOJAKARTA.COM -- Capres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan memberikan tanggapannya soal narasi kecurangan Pemilu yang hangat dibicarakan.

Anies mengungkapkan hal tersebut pada acara Relawan Garda Matahari, di Gedoeng Joeang 45, Jakarta Pusat, Jumat, 16 November 2023.

Menurutnya, dari 1999 sampai 2019 tidak pernah ada narasi hati-hati kecurangan Pemilu digaungkan.

Baru pada saat menjelang Pemilu 2024 ini tersebar narasi-narasi mengenai kecurangan Pemilu.

"Nah selama bertahun-tahun kita melewati Pemilu sejak tahun 1999, 2004, 2009, 2014, 2019 tidak pernah menjelang Pemilu kita bicara tentang hati-hati dengan kecurangan," kata Anies.

Anies menambahkan bahwa pada Pemilu 2004 dan 2009 semua masyarakat menyongsong Pemili dengan perasaan optimis

"(Pemilu) 2004, 2009 dari kita semua menyongsong pemilu dengan perasaan optimis, menyongsong pemilu dengan perasaan kita akan ada pemilihan yang hasilnya legitimate," tambah Anies.

Baca Juga: Ganjar Pranowo-Mahfud MD Gunakan Istilah Drakor, Pengamat Ungkap Peran Anies Baswedan dalam Sindiran Politis

Anies mengatakan, narasi soal kecurangan Pemilu ini diakibatkan oleh kurangnya rasa percaya masyarakat kepada pemerintah.

Anies berjanji akan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah apabila dirinya menjadi Presiden.

Ia juga menjelaskan bahwa mengembalikan kepercayaan masyarakat adalah esensi perubahan yang akan ia bawa.

"Inilah esensi perubahan, perubahan ini akan mengembalikan kepercayaan kepada negara, mengembalikan kepercayaan kepada pemerintah, mengembalikan kepercayaan kepada institusi-institusi yang menjalankan kepentingan rakyat, mengembalikan kepercayaan itu adalah perubahan," jelas Anies.

Baca Juga: Ganjar Pranowo-Mahfud MD Gunakan Istilah Drakor, Pengamat Ungkap Peran Anies Baswedan dalam Sindiran Politis

Anies juga menyoroti soal penyimpang-penyimpangan yang terjadi di Indonesia akhir-akhir ini.

Menurutnya, apabila hal tersebut dibiarkan, makan yang memegang wewenang akan hilang wibawanya.

"Penyimpangan itu kalau ditoleransi sedikit, penyimpangan toleransi dia akan melebar, melebar, melebar, melebar terlalu jauh maka yang pegang kewenangan tidak punya kewibawaan untuk mengembalikan lagi," pungkas Anies.

Anies Baswedan sendiri adalah capres nomer urut 1 pada Pemilu 2024 nanti. Dia dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin maju sebagai paslon capres-cawapres yang tergabung dalam Koalisi Perubahan.

Reporter Sahdan Maulana
Editor Aris Abdulsalam