News

Pilpres 2024: Analis Denny JA Sebut Istilah 'Gemoy' Bantu Prabowo Subianto Bangun Citra Positif

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Jumat 17 Nov 2023, 13:22 WIB
Prabowo Subianto

AYOJAKARTA.COM - Cuitan salah satu akun yang diduga pendukung Calon Presiden Prabowo Subianto dengan mengaitkan istilah 'Gemoy' kepada videonya yang berjoget dan berlari-lari kecil menjadi viral dan mencuri perhatian netizen.

Hal ini makin termanifestasikan saat Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan finger heart dan membawa papan bertuliskan 'GEMOY' saat proses undian nomor urut Pilpres 2024 di gedung KPU.

Menurut analisis dari pendiri Lembaga Survei Indonesia (LSI), Denny Januar Ali atau Denny JA, istilah 'Gemoy' menjadi branding baru untuk Prabowo Subianto menjelang Pilpres 2024.

Denny JA menyatakan bahwa awalnya Prabowo Subianto tak mengetahui arti kata tersebut.

Baca Juga: Tanggapi Soal Fatwa Boikot Produk yang Dukung Israel, Quraish Shihab: MUI Harus Berpikir dan Memilah Sebelum Menentukan

Analis muncul dari berbagai pemberitaan yang mengaitkan kata 'Gemoy' dengan Prabowo Subianto.

Denny JA menjelaskan bahwa kata 'Gemoy' merupakan plesetan dari kata 'gemes,' yang berarti menggemaskan, perilaku yang lucu, imut, dan humoris. Melalui pencarian di Google, Denny JA menemukan bahwa kata 'Gemoy' memberikan citra baru kepada Prabowo Subianto, menjadikannya tokoh yang rileks, humoris dan mampu menanggapi kritik dengan sikap tenang.

Hasil survei LSI yang baru saja selesai menunjukkan peningkatan dukungan kepada Prabowo Subianto dari kalangan milenial.

Di bulan Oktober 2023, sebanyak 36,9 persen milenial mendukung Prabowo Subianto, namun dengan semakin populernya istilah 'Gemoy,' dukungan tersebut meningkat menjadi 41,6 persen pada November 2023.

Baca Juga: Kepastian Gabungnya Susi Pudjiastuti dalam Timnas AMIN Akhirnya Terjawab, Sudirman Said Beri Bocoran Ini!

Menurut Denny JA, istilah 'Gemoy' memiliki tiga hal positif bagi Prabowo Subianto.

Pertama, memberikan citra baru yang lebih rileks dan humoris.

Kedua, istilah ini sangat populer di kalangan milenial, yang merupakan pemilih muda yang lahir setelah tahun 1982.

Ketiga, 'Gemoy' membangkitkan kreativitas bertutur dan menjadi branding organik yang viral.

"Jelaslah ini menguntungkan Prabowo jika ia tetap menampilkan citranya yang segemoy itu, yang rileks saja, yang humoris, yang akrab, menganggap semua kawan dan keluarga," ujar Denny JA dikutip ayojakarta.com dari suara.com, Jumat 17 November 2023.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah