News

Keabsahan Duet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Dipertanyakan, Gibran: Tidak Ada Itu Arah Baru dan Perubahan

Oleh: Karseno AJ Senin 13 Nov 2023, 18:05 WIB
Usai putusan MK, langkah Gibran Rakabuming sebagai cawapres Prabowo Subianto masih mendapat sejumlah hambatan.

AYOJAKARTA.COM – Usai putusan MK, langkah Gibran Rakabuming sebagai cawapres Prabowo Subianto masih mendapat sejumlah hambatan.

Sanksi etik berat terhadap Anwar Usman selaku Ketua MK, dinilai sebagian kalangan sebagai bentuk cacat hukum atas duet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Lolosnya Gibran Rakabuming sebagai cawapres Prabowo Subianto karena mengacu pada putusan MK nomor 90, dinilai Pakar Hukum Tata Negara tidak sesuai logika hukum.

Menurut Bivitri, produk hukum yang lahir dari proses pelanggaran etik juga berdampak pada hasil putusan.

“Maka logikanya putusan itu memang tidak sah sebenarnya, cuma memang secara legal formal diperlukan forum berikutnya yaitu di MK,” jelas Bivitri.

Baca Juga: Megawati Sebut Ada Kecurangan Pemilu 2024, Ini Kata Gibran Rakabuming

Selain Pakar Hukum Tata Negara, polemik yang terjadi akibat putusan MK juga mendapat sorotan dari Presiden ke-5 RI sekaligus Ketum PDIP.

Megawati Soekarnoputri menilai, dinamika yang terjadi di Mahkamah Konstitusi merupakan bukti adanya manipulasi hukum.

“Apa yang terjadi di MK akhir-akhir ini menyadarkan kita bahwa berbagai manipulasi hukum kembali terjadi,” ungkap Megawati.

Lebih lanjut, Megawati menilai hal tersebut terjadi karena mengabaikan kebenaran hakiki politik atas dasar nurani.

Selain Megawati, pernyataan terkait dengan keabsahan Gibran sebagai cawapres Prabowo juga disikapi oleh Ganjar Pranowo.

“Mengapa sebuah keputusan dari sebuah proses dengan pelanggaran etik berat dapat begitu saja lolos?” tanya Ganjar dalam unggahan video.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Yakin Prabowo Bisa Menang dalam Satu Putaran Pemilihan Presiden

Terkait dengan pernyataan yang diungkapkan Ganjar Pranowo, capres koalisi perubahan Anies Baswedan memberi tanggapan.

Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media usai mengikuti acara intern Partai Nasdem, Anies memilih untuk fokus kepada agenda Perubahan.

“Kami fokus kepada agenda kita, yang kami pikirkan adalah bagaimana masyarakat bisa merasakan perubahan, itu fokus kita dan itu yang kita kerjakan terus,” ungkap Anies.

Lebih lanjut Anies menambahkan, agar persoalan-persoalan terkait dengan kontestasi diserahkan sepenuhnya kepada lembaga yang berwenang.

Baca Juga: UMP 2024 Dipastikan akan Mengalami Kenaikan, dan Mulai Berlaku pada 1 Januari 2024

Sementara dalam pidato yang dilakukan saat menghadiri acara Konsolidasi Partai Koalisi Indonesia Maju, Gibran Rakabuming mengajak untuk bersikap tenang.

Menurutnya, dalam menghadapi serangan-serangan dan fitnah yang perlu dilakukan adalah dengan tetap bersikap tenang.

Menghadapi situasi politik yang berkembang, Gibran juga mengajak agar seluruh partai yang tergabung dalam KIM lebih bekerja keras untuk menang dalam satu putaran.

Baca Juga: Otto Hasibuan Bakal Bongkar Kasus Jessica Wongso, Edi Darmawan 'Ketar-ketir': Setelah Saya Pikir-Pikir ...

Berbekal kemenangan tersebut, Gibran juga berjanji untuk terus melanjutkan dan melakukan penyempurnaan program.

“Saya selalu menyuarakan keberlanjutan dan penyempurnaan, tidak ada itu yang namanya perubahan atau arah baru,” ungkap Gibran dikutip Ayojakarta pada Senin, 13 November 2023 dari Kompas TV.

Reporter Karseno AJ
Editor Aris Abdulsalam