News

Ramai Banyak Orang Buang Produk Pro Israel, Pria Ini Jelaskan Konsep Boikot yang Sesungguhnya

Oleh: Sulistiyaningsih Senin 13 Nov 2023, 14:54 WIB
Pria Ini Jelaskan Konsep Boikot yang Sesungguhnya

AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini, genosida di Gaza oleh Israel seakan tidak ada tanda-tanda usai.

Bahkan korban meninggal di Palestina semakin meningkat.

Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina pun semakin menguat, salah satunya ramai gerakan boikot produk pro Israel.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan mengeluarkan fatwa terkait produk yang ada kaitannya dengan agresi Israel ke Palestina.

Baca Juga: Ketua Persahabatan Indonesia-Palestina Menyatakan Potensi Konflik Israel-Hamas Dapat Memicu Perang Dunia Baru

MUI mengharamkan dukungan pada Israel atas serangan ke Palestina tertuang dalam fatwa nomor 83 tahun 2023 tentang Hukum Dukungan Terhadap Pejuang Palestina.

“Mendukung agresi Israel terhadap Palestina atau pihak yang mendukung Israel baik langsung maupun tidak langsung hukumnya haram,” bunyi fatwa MUI nomor 83 poin keempat.

MUI juga memberi imbauan kepada umat Islam di Indonesia untuk menghindari transaksi dan menggunakan produk yang pro Israel serta segala pihak yang mendukung penjajahan dan zionisme.

Hal ini tentu saja menambah keyakinan masyarakat Indonesia untuk memboikot produk-produk pro Israel.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar Produk Kecantikan hingga Sabun Pro Israel yang Mulai Diboikot

Bahkan banyak di antaranya sampai membuang produk pro Israel yang telah dibeli atau distok sebelumnya.

Hal ini membuat salah satu pria buka suara dalam unggahannya di media sosial yang kembali diunggah ulang Instagram @sedangrame.

Pria tersebut menjelaskan konsep boikot yang sesungguhnya seperti apa karena menurutnya banyak masyarakat saat ini yang salah kaprah.

Baca Juga: Waspada! Deretan Produk Pro Israel Ini Resmi Diharamkan MUI, Benarkah Banyak Produk Ternama?

Menurutnya, konsep boikot yang sesungguhnya bukan berarti membuang semua produk pro Israel yang sebelumnya telah dibeli atau distok.

“Nih dengerin, saya kasih tahu ya. Memboikot itu bukan berarti semua barang-barang produk yang support zionis di rumah kamu itu menjadi haram hukumnya, bukan,” ujarnya.

“Saya baru aja nemu satu video itu isi barang-barang rumah itu dikeluarin semuanya sama dia dibuang. Ya Allah Astagfirullahaladzim, bedak kemudian odol dikeluarin semua isinya sama dia. Nggak gitu sayang,” imbuhnya.

Menurutnya, jika konsep boikot seperti itu yang akan rugi adalah diri sendiri karena produk sudah dibeli barang sudah didapatkan, uang untuk membeli produk tersebut sudah dikeluarkan dan masuk ke perusahaan.

Baca Juga: Wajib Tau! Ini Daftar Lengkap Produk Pro Israel yang Diharamkan MUI, Umat Islam Harus Berhati-hati

Menurutnya konsep boikot sesungguhnya adalah dengan tidak membeli kembali produk pro Israel atau ditahan keinginan untuk membeli produk tersebut.

“Yang dimaksud boikot itu jangan beli, ditahan belinya. Bukan semua produk (pro Israel) yang ada di rumah dibuang semua,” katanya.

Pria tersebut mengatakan bahwa jika konsep boikot seperti ini diterapkan orang yang sisi ekonominya termasuk kurang mampu atau serba kekurangan, tentu akan terasa berat jika barang-barang atau produk yang sebelumnya sudah dibeli dibuang secara mubazir.

“Dipahami esensi boikot, saya seneng banget kamu semangat dalam pembelaan itu. Nggak langsung juga dibuangin semua kalau ada di rumah kamu ya pakai konsumsi, nggak jadi haram produk itu,” ujarnya.

“Tapi next jangan beli lagi produk (pro Israel). Beli produk yang lokal atau produk yang support dengan negara P,” lanjutnya.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Fathul Amanah