News

Pencalonan Cawapres Selalu Dikritik Buruk, Gibran Murka? Beri Ultimatum: Yang Fitnah Nyinyir Takut Kalah

Oleh: Sulistiyaningsih Minggu 12 Nov 2023, 11:36 WIB
Pencalonan Cawapres Selalu Dikritik Buruk, Gibran Murka? Beri Ultimatum: Yang Fitnah Nyinyir Takut Kalah

AYOJAKARTA.COM – Belakangan ini statement negatif selalu membayangi Wali Kota Solo sekaligus bakal calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Gibran Rakabuming Raka.

Gibran selalu dapat kritik buruk usai dirinya dideklarasi sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto.

Terlebih dirinya merupakan anak sulung dari Presiden Joko Widodo dan saat ini baru menjabat sebagai Wali Kota Solo baru dua tahun.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Ketahui Karakter dari Tulisan Tangan! Tulisan Tangan Besar Ternyata Sosok...

Sedangkan pencalonan dirinya sebagai cawapres dianggap cacat hukum oleh sebagian orang, apalagi usai putusan Mahkamah Konstitusi soal batas usia capres dan cawapres.

Yang mana Ketua MK dinilai melanggar etik dan meloloskan jalan Gibran sebagai cawapres Prabowo Subianto.

Hal ini tentu saja memunculkan tanggapan, kritik negatif yang bermunculan di media sosial terkait pencalonan Gibran sebagai cawapres.

Terkait statement negatif yang belakangan ini muncul, bakal cawapres dari KIM ini meminta agar para pendukung di koalisi untuk tetap tenang.

Gibran meminta agar para pendukung di koalisi untuk tidak reaktif jika ada serangan fitnah yang bermunculan.

Baca Juga: Pernyataan PWNU Jatim Dukung Prabowo-Gibran Hoaks: Itu Sikap Pribadi

Hal ini disampaikan saat Wali Kota Solo ini dalam konsolidasi koalisi di Lampung pada Sabtu, 11 November 2023.

Menurutnya jika ada yang nyinyir, fitnah, atau berstatement negatif pada pencalonan pasangan bakal capres cawapres Prabowo-Gibran untuk dibiarkan saja dan berikan senyum.

“Bapak ibu sekali lagi, jika ada yang nyinyir, jika ada yang fitnah, jika ada yang berstatement negatif diamkan saja, senyumin saja,” kata Gibran di hadapan koalisi dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV Minggu (12/11/2023).

“Itu nanti angka-angka yang akan membuktikan,” lanjutnya.

Gibran juga mengungkapkan bahwa jika oknum-oknum tertentu masih saja nyinyir dan tidak berhenti menabur fitnah, hal ini dikarenakan merasa panik dan takut kalah perolehan suara di Pilpres 2024.

“Kalau mereka nyinyir terus tidak berhenti fitnah, itu artinya mereka panik, mereka takut kalah,” tandasnya.

Baca Juga: Tes IQ: Temukan 3 Kelinci Tersembunyi dalam Gambar, Waktu Anda 10 Detik Saja!

Sebelumnya Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) telah membacakan putusan nomor 2/MKMK/L/11/2023.

Putusan tersebut terkait dengan dugaan pelanggaran etik hakim Mahkamah Konstitusi dengan terlapor Ketua MK Anwar Usman yang tidak lain merupakan paman Gibran.

“Hakim terlapor terbukti melakukan pelanggaran berat,” kata Ketua MKMK Jimly Asshiddiqie saat membacakan putusan.

“Sanksi pemberhentian dari jabatan Ketua Mahkamah Konstitusi kepada hakim terlapor,” sambungnya.

Banyak publik mengira bahwa pencalonan cawapres Gibran ini karena konflik kepentingan keluarga dan melanggar hukum, terlebih Anwar Usman telah dicopot jabatan dari Ketua MK.

Maka dari itu semakin banyak statement negatif yang bermunculan di masyarakat karena hal ini.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Jinan Vania Barizky