News

Ketua BEM UI Mengaku Mendapatkan Upaya Intimidasi terkait Protes Putusan MK

Oleh: Fitri Nurjanah Jumat 10 Nov 2023, 10:47 WIB
Ketua BEM UI Mengaku Mendapatkan Upaya Intimidasi terkait Protes Putusan MK (instagram @melkisedekhuang)

AYOJAKARTA.COM – Ketua Badan Eksekutif Universitas Indonesia (BEM UI) Melki Sedek Huang, mengaku keluarganya di Pontianak, Kalimantan Barat mendapatkan upaya intimidasi dari beberapa oknum.

Upaya intimidasi tersebut diakui oleh Melki dengan mendatangi tempat ia bersekolah di SMA Negeri 1 Pontianak, sampai mendatangi rumahnya di Pontianak dan bertemu dengan orang tuanya langsung.

“Ibu saya di Pontianak ditanya-tanya Melki itu pulang ke rumah biasanya bulan apa, alamat Melki di Depok, dan juga kalau ibu sendiri tinggalnya berapa orang ya begitu-begitulah pertanyaanya,” ucap Melki, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV, Jumat, 10 November 2023.

Baca Juga: Ramai Kasus Dugaan Intimidasi Ketua BEM UI oleh Aparat Keamanan, Mahfud MD: Saya Kirim Tim

Melki menduga, upaya tindakan intimidasi tersebut disebabkan oleh adanya gerakan mahasiswa terkait putusan Mahkamah Konstitusi (MK), mengenai batas usia capres dan cawapres.

“Ada yang menggunakan seragam kepolisian, dan juga mengenakan seragam tentara datang ke rumah. Kalau bagi kami ini adalah upaya intimidasi dalam bentuk penyebaran rasa takut,” kata Melki.

“Kami diharapkan untuk takut, kemudian untuk takut berbicara apapun, kami diharapkan untuk takut mengkritik, kami diharapkan untuk takut mengeluarkan daya kritis kami,” lanjutnya.

Baca Juga: BEM Universitas Nahdlatul Ulama Gugat Perkara Nomor 90, Ketua MKMK: Berlaku Tahun 2029

Kendati demikian, Melki mengaku adanya upaya yang dilakukan oleh oknum tersebut tidak pernah membuatnya takut. Sebab, kata dia, memiliki keyakinan semakin banyak ancaman yang ditujukan kepadanya menandakan bahwa ia berada pada jalan yang benar.

Lebih lanjut, Melki mengungkapkan adanya upaya intimidasi ini tidak hanya dirasakan oleh dirinya. Pasalnya, Melki pun mendapatkan beberapa informasi bahwa banyak rekan-rekannya mendapatkan perlakuan yang sama.

Menurut Melki, hal-hal yang seperti ini harus lebih diperhatikan. Sebab, hal tersebut dapat menunjukkan bahwa konsepsi demokrasi di Indonesia tidak berjalan dengan semestinya.

Baca Juga: Netizen Cibir Pernyataan Melki Sedek Terkait Akhir Kekuasan Presiden Jokowi: Kualitas Ketua BEM Gini Amat?

Sebelumnya aksi protes yang dilakukan oleh mahasiswa UI ini, berhubungan dengan putusan MK mengenai batas usia capres dan cawapres, yang dinilai dapat memberikan peluang bagi Gibran Rakabuming untuk maju sebagai cawapres Prabowo Subianto.***

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Hengky Sulaksono