AYOJAKARTA.COM – Bacapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan menegaskan kembali visi misinya, dalam acara silaturahmi dan rapat kerja Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), di Makassar, Sulawesi Selatan.
Anies hadir dengan menggunakan batik dan mengenakan songkok reang atau songkok pemiring, yang biasa digunakan oleh suku Bugis dan Suku Makassar.
Di depan para cendikiawan mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebutkan bahwa pemerataan ekonomi dan pembangunan menjadi prioritasnya, jika terpilih untuk memimpin Indonesia.
“Perubahan paradigma dari pembangunan yang hanya berorientasi pada pertumbuhan menjadi pertumbuhan dan pemerataan,” ucap Anies, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube Metro TV, Senin, 6 November 2023.
Menurut Anies pembangunan tidak hanya berorientasi pada pada sektor teritorial, setiap kawasan memiliki prioritas kawasan yang berbeda-beda, dan pihaknya ingin serius dalam menanggapi hal ini.
“Kalau dilihat dalam visi dan misi dibagi menjadi pembagian visi dan misi berdasarkan bidang, dan kemudian berdasarkan wilayah,” ujarnya.
Baca Juga: Bobby Nasution Tentukan Arah Dukungan untuk Prabowo – Gibran, Ganjar: Enggak Apa-apa!
Sebab, menurutnya saat ini masih banyak sektor sumber daya alam, pariwisata, dan keluatan yang masih belum terbuka. Khususnya pada wilayah Indonesia pada bagian Timur.
Sehingga dengan begitu sangat dibutuhkan adanya perubahan, dengan meluruskan paradigma guna menghadirkan kesetaraan pada wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Untuk meluruskan paradigma kesetaraan tersebut, Anies menyebut ada tiga poin utama. Fokus utamanya pada pertumbuhan dan pemerataan.
Baca Juga: Putusan Mahkamah Konstitusi Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Digunakan untuk Melemahkan Prabowo-Gibran
Kemudian pendekatan sektor menuju pendekatan sektoral dan kawasan. Terakhir, dari menyelesaikan proyek pemerintah menuju menuntaskan persoalan masyarakat.
Selain itu, ada tiga pilar pemerataan yaitu pemerataan akses pendidikan dan kesehatan, meningkatkan konektivitas antar wilayah, serta pengembangan industri berbasis potensi lokal.***
Sumber:
https://www.youtube.com/watch?v=R_JAX_Mivc8
Sumber gambar tangkapan layar youtube Metro TV.png