News

Najwa Shihab: Anda Merasa Dikhianati Jokowi, Adian Napitupulu: Iya, Saya Merasa Dikhianati

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Jumat 03 Nov 2023, 15:49 WIB
Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDIP, Adian Napitupulu, mengaku merasa dikhianati oleh Presiden Joko Widodo.

AYOJAKARTA.COM - Wakil Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres (TKRPP) PDIP, Adian Napitupulu, mengaku merasa dikhianati oleh Presiden Joko Widodo.

Dia membeberkan bagaimana partainya berjuang mati-matian untuk Jokowi, namun di akhir pemerintahannya dia merasa tidak lagi mengenal siapa Jokowi yang dulu diperjuangkannya.

Hal itu dia ceritakan dalam Debat di Makan Siang Mata Najwa yang tayang di channel YouTube Mata Najwa, Kamis 2 November 2023.

Ketika Najwa menanyakan "apakah Anda merasa dikhianati Jokowi", Adian dengan tegas menjawab "iya!"

"Saya merasa dikhianati," ulangnya.

Baca Juga: Jimly Asshiddiqie Menduga Anwar Usman Berbohong, Soal Tak Ikut Rapat Putusan Usia Capres dan Cawapres

Selain Adian, hadir dalam acara talkshow tersebut Fahri Hamzah dan Effendy Choirie atau Gus Choi.

Bukan kali ini saja Adian mengungkapkan perasaannya dikecewakan oleh Jokowi.

Dalam talkshow Catatan Demokrasi di tvOne yang tayang, 24 Oktober 2023, Adian menceritakan bagaimana PDIP pasang badan untuk Jokowi, bahkan ada kadernya yang sampai meninggal.

"Kami berjalan bersama-sama Jokowi dari bawah. Dari dia masih wali kota, dia jadi gubernur, dia jadi presiden, kita bareng-bareng. Kita jaga sekuat-kuatnya dan sebaik-baiknya, sehebat-hebatnya. Semua kader PDI perjuangan pasang badan buat Jokowi, semua berkorban pasang badan buat Jokowi. Ada beberapa yang waktu Pemilu meninggal karena kelelahan juga untuk memperjuangkan Jokowi dan semua itu punya nilainya dan hanya orang terhormatlah yang bisa menilai pengorbanan sekian banyak orang itu," katanya dalam talkshow tersebut.

Baca Juga: Elektabilitas Selalu Rendah tapi Fakta di Lapangan Membludak, Anies Baswedan dan Cak Imin Ungkap Hal Ini

Kekecewaan Adian tak lepas dari putusan sidang Mahkamah Konstitusi yang menjadi dasar bagi Gibran Rakabuming Raka mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

"Masalah kita bukan restu presiden, tapi proses di Mahkamah Konstitusi. Ada proses yang tidak fair. Tapi pegang ini, keadilan pada akhirnya akan mencari jalan sendiri" katanya.

Adian menyatakan merasa sedih melihat perubahan sikap Jokowi yang begitu drastis terhadap partai yang telah memberi dukungan besar dalam perjalanan politiknya.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Aris Abdulsalam