News

Ganjar Pranowo Ingin Banyak Gaet Anak Muda Masuk TPN

Oleh: Arifina Cahyanti Firdausi Jumat 03 Nov 2023, 12:21 WIB
Capres 2024, Ganjar Pranowo

AYOJAKARTA.COM - Capres Ganjar Pranowo ingin lebih menyasar anak-anak muda untuk ikut terlibat dalam berpolitik di Indonesia.

Keinginannya tersebut harapannya bisa diwujudkan dengan banyaknya anak muda yang mau berkontribusi dalam Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Apalagi, menurut Ganjar Pranowo, di TPN dibentuk pula Tim Pemenangan Muda (TPM) didalamnya yang bisa untuk diikuti anak muda dalam berinovasi dan berkreativitas dalam berpolitik.

Baca Juga: Strategi Cermat Kawanjuang GP untuk Memenangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Jawa Barat

"Mereka punya kemampuan dan pengalaman sangat bagus, saya ingin anak muda ini mau terlibat politik, turut serta dan berkontribusi karena mereka sangat kreatif dan inovatif," kata Ganjar Pranowo dikutip AyoJakarta.com dari suara.com pada Jumat (3/11/2023).

Dibentuknya TPN ini, menurut Ganjar Pranowo akan menjadi salah satu kesempatan bagi anak muda dalam melibatkan diri di dunia politik.

"Ya, sekarang banyak sekali yang di antara mereka anak muda, sekarang kami ajak agar mereka terlibat," jelas Ganjar.

Baca Juga: Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Bali, Baliho Ganjar Pranowo-Mahfud MD Serta Bendera PDIP Dilarang Berkibar

Sebagai informasi, TPM dibentuk dan diumumkan oleh Ketua TPN Ganjar-Mahfud Arsjad Rasjid di Jakarta, Rabu (1/11/2023).

TPM sendiri dipimpin oleh CEO Pemimpin.id Dharmaji Suradika.

TPM memang diperuntukkan bagi anak-anak muda berintegritas dan memiliki visi Indonesia Unggul 2045 dalam upaya memenangkan Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024.

Baca Juga: Ganjar Pranowo ‘Gerah’ Balihonya di Bali Dicopot, Presiden Jokowi Buka Suara: Semua Harus Netral, Mestinya…

Arsjad Rasjid menyatakan, TPM memiliki tiga nilai, yakni inklusif, cerdas, dan berpengalaman.

Sehingga, anak-anak muda bisa menyalurkan ide-ide kreatifitas mereka dalam berpolitik.

"Anak muda ini jangan hanya disuruh untuk belajar dan merasa pintar di kampus, tapi juga perlu turun dan melebur ke masyarakat," ungkap Arsjad Rasjid.

"Jangan hanya dijadikan objek dalam Pemilu 2024 namun mereka harus dilibatkan dalam proses yang baik dilibatkan dalam ide-ide mereka," ucap Arsjad.***

Reporter Arifina Cahyanti Firdausi
Editor Desi Kris