News

6 Janji Anies Baswedan dan Cak Imin untuk Perekonomian, Bisa Terwujud Jika Menang?

Oleh: Fitri Nurjanah Rabu 01 Nov 2023, 14:51 WIB
Capres dan cawapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menawarkan beberapa janji untuk perekonomian.

AYOJAKARTA.COM – Capres dan cawapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menawarkan beberapa janji untuk perekonomian Indonesia.

Pasangan capres dan cawapres ini memiliki Visi yang bertajuk “Indonesia yang Adil dan Makmur untuk Semua”. Dengan delapan (8) Misi, yang dapat akan membawa perubahan untuk Indonesia.

Salah satu Misi Anies dan Cak Imin adalah memastikan terpenuhinya kebutuhan pokok, dan biaya hidup murah melalui kemandirian pangan, ketahanan energi, dan kedaulatan laut.

Capres dan cawapres yang dideklarasikan pada, Sabtu, 2 September 2023, di Surabaya ini, telah menyusun sejumlah program untuk perekonomian Indonesia.

Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Timnas Pemenangan AMIN Sudah Menyebar, Bisa Dongkrak Elektabilitas Rendah?

Dikutip Ayojakarta.com dari Suara.com, berikut ini adalah enam (6) janji yang ditawarkan oleh Anies Baswedan dan Cak Imin untuk masyarakat Indonesia.

1. Mengentaskan Kemiskinan

Dengan memperbaiki bantuan sosial untuk masyarakat seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), dan Program Keluarga Harapan (PKH). Pasangan ini pun, menanyakan harga kebutuhan pokok untuk rakyat dengan harga yang terjangkau.

2. Pemerataan Ekonomi

Dengan mewujudkan alokasi APBN, memperbaiki infrastruktur di daerah tertinggal untuk meningkatkan akses masyarakat berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi.

3. Mendorong Efisiensi Anggaran Belanja Produktif dan Non Produktif

Anies Baswedan berjanji akan mendorong efisiensi anggaran dengan memprioritaskan belanja produktif dan menekankan belanja non produktif.

Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menghasilkan ruang fiskal yang lebar dan pertumbuhan PDB rata-rata 5,5 persen – 6,5 persen per tahun (2025 – 2029).

Baca Juga: Satpol PP Copot Baliho Ganjar-Mahfud MD Di Bali, PDIP Meradang: Jangan Ganggu Banteng Tidur!

4. Memperluas Basis dan Perbaikan Kebutuhan Pajak

Meningkatkan penerimaan Negara dengan melalui perluasan basis dan perbaikan kebutuhan pajak dari 10,4 persen, di tahun 2022 menjadi 13,0 persen – 16,0 persen di tahun 2029.

5. Mengendalikan Inflasi

Mengendalikan inflasi melalui koordinasi antara Bank Indonesia, Pemerintahan Pusat, dan Pemerintahan Daerah (Pemda). Dengan target 2,0 persen - 3,0 persen per tahun (2025 – 2029).

6. Memastikan Kebijakan Investasi

Memastikan setiap kebijakan berkaitan dengan investasi dan konsisten, dalam melibatkan dunia usaha, masyarakat sipil, dan pemerintah daerah secara setara, saling menghormati, dan produktif untuk Indonesia.

Reporter Fitri Nurjanah
Editor Aris Abdulsalam