AYOJAKARTA.COM – Pasangan capres dan cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) yaitu Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka membocorkan sejumlah program jika keduanya terpilih sebagai presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2024.
Sejumlah program tersebut disampaikan oleh Gibran dalam pidato perdananya sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto di Indonesia Arena GBK sebelum mendaftar ke KPU pada Rabu (25/10/2023).
Pada pidatonya, putra sulung Presiden Joko Widodo ini mengakui bahwa program-program yang saat ini berjalan di Indonesia telah membawa ke gerbang kemajuan.
Maka dari itu tugasnya saat ini adalah melanjutkan program di era kepemimpinan Presiden Jokowi dan menyempurnakan program tersebut khususnya terkait dengan anak-anak muda, generasi milenial, dan generasi Z.
Sebagai bakal cawapres dari Koalisi Indonesia Maju, Gibran menjanjikan beberapa program kerja.
“Mohon izin Pak Prabowo, saya ingin membocorkan beberapa program unggulan,” kata Gibran pada Rabu (25/10/2023).
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Proker Anies Baswedan Tambah 250 Kosa Kata Bahasa Indonesia, Penting Gak Yah?
Adapun program unggulan yang disampaikan oleh Gibran dalam pidatonya jika terpilih dalam Pilpres 2024 sebagai berikut.
1. Dana abadi pesantren
2. Kredit start up milenial
3. KIS Lansia
4. Kartu Anak Sehat
5. Hilirisasi komoditas pertambangan, pertanian, dan perikanan
6. Ekonomi hijau dan energi hijau
Ternyata beberapa program unggulan pasangan Prabowo-Gibran diklaim hanya copy paste atau sudah ada di era pemerintahan Presiden Jokowi.
Hal ini juga turut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dalam konferensi pers APBN pada Rabu 25 Oktober 2023 mengungkapkan beberapa fakta mengenai dua program unggulan yang disampaikan oleh Gibran dalam pidatonya.
Sri Mulyani menyebut bahwa program dana abadi pesantren dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) untuk lansia sudah ada di era pemerintahan Jokowi karena telah masuk dalam APBN 2024.
Baca Juga: Obral Janji Politik 4 Misi Ganjar-Mahfud MD di Bidang Pendidikan: Ada Wajib Belajar 12 Tahun Gratis!
Menkeu memastikan bahwa program dana abadi pesantren sebenarnya sudah masuk dalam program dana abadi pendidikan.
Sementara untuk program KIS Lansia juga sudah masuk dalam program perlindungan sosial.
“APBN 2024 kan sudah diketok ya. Jadi tadi pertanyaan mengenai apa program-program mungkin saya nggak sebut populis tapi pemihakan kepada masyarakat gitu,” kata Sri Mulyani dikutip AyoJakarta.com dari unggahan kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (27/10/2023).
Baca Juga: Dukung Prabowo-Gibran, Luhut Binsar Pandjaitan: Simbiosis Antara Kebijaksanaan dan Energi Baru
“Karena itu sudah ditetapkan oleh Undang-undang APBN. Kartu sembako, PIP, KIP Kuliah, bantuan PBI untuk masyarakat tidak mampu termasuk tadi lansia,” lanjutnya.***