AYOJAKARTA.COM – Pemilihan Umum Presiden atau Pilpres 2024 sudah semakin mendekati waktu pelaksanaan.
Sejumlah paslon capres dan cawapres 2024 juga sudah menyusun berbagai strategi kampanye jelang Pilpres yang rencananya bakal digelar Februari 2024.
Termasuk paslon dari PDIP yakni capres Ganjar Pranowo dan cawapres Mahfud MD yang sudah menyusun sekaligus menyiapkan pasukan pemenangan.
Soal persiapan tersebut disampaikan langsung oleh Luki Hermawan saat berada di acara Kongkow TPN Ganjar-Mahfud bersama Relawan yang digelar di Kawasan Senayan, Jakarta seperti dikutip ayojakarta.com dari Suara.com pada Jumat (27/10/2023).
Baca Juga: Daftar 16 Akademisi dan Guru Besar yang Laporkan Paman Gibran ke MKMK, Salah Satunya Denny Indrayana
Sebagai informasi, Luki Hermawan merupakan Deputi Kinetik dan Teritorial Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud atau disingkat TPN-GM.
“Saya hadir untuk mengumpulkan relawan,” terang Luki Hermawan.
“Saya merasa pasukan saya, pasukan untuk pemenangan adalah rekan-rekan ini yang terdepan,” lanjutnya.
Luki Hermawan juga menuturkan selaku Deputi Kinetik dan Teritorial Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, ia akan selalu hadir di berbagai wilayah.
“Bersama-sama, saya akan mengkoordinasikan di Jabar, Jatim, di mana rekan-rekan ada, saya akan hadir di sana,” ujar Luki Hermawan.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Proker Anies Baswedan Tambah 250 Kosa Kata Bahasa Indonesia, Penting Gak Yah?
Hal yang lebih mengejutkan, Luki Hermawan juga mengatakan para relawan tim pemenangan Ganjar-Mahfud nantinya akan dibekali dengan senjata khusus.
“Nanti kalau ada hal-hal di lapangan, saya berharap rekan-rekan bisa melaporkan,” jelas Luki Hermawan.
Senjata yang dimaksud Luki Hermawan untuk para tim pemenangan Ganjar-Mahfud tersebut bukanlah senjata api atau sebagainya, melainkan benda ini.
“Ini perlu sekali, rekan-rekan akan dibekali senjata utama adalah handphone,” imbuhnya.
Baca Juga: Obral Janji Politik 4 Misi Ganjar-Mahfud MD di Bidang Pendidikan: Ada Wajib Belajar 12 Tahun Gratis!
Luki Hermawan berpendapat senjata berupa HP tersebut amat penting, agar relawan nantinya bisa melaporkan ke hotline yang sudah disiapkan jika ada hal-hal yang menyimpang.
“Apabila anda melihat, mendengar atau secara langsung yang berseberangan, anda ambil videonya, kirim ke outline kita,” terang Luki Hermawan di hadapan para relawan.
“Ini saya lakukan untuk mengawal teman-teman sekalian, jadi saya bersama-sama rekan-rekan sekalian,” lanjutnya.***