News

Siap-siap! Jika Anies Baswedan Terpilih, Indonesia Akan Tambah Jumlah Kosa Kata Bahasa Indonesia Jadi 250 Ribu

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Jumat 27 Okt 2023, 12:31 WIB
Jika Terpilih, Anies Baswedan Akan Tambah Jumlah Kosa Kata Bahasa Indonesia Menjadi 250 Ribu Kata

AYOJAKARTA.COM – Calon presiden (capres) dari pengusung Koalisi Perubahan, Anies Baswedan berencana akan membuat sebuah program baru.

Adapun program yang dibuat adalah menambah kosa kata bahasa Indonesia, dimana awalnya ada 110 ribu kosa kata menjadi 250 ribu kosa kata.

Program tersebut tentu akan dilakukan oleh calon presiden tersebut jika dinyatakan menang pada pesta politik Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Diundang Jadi Pembicara di ISTAC World Professional Lecture 2023 Malaysia, Anies Baswedan Bahas Kolaborasi

Sebagai informasi penambahan kosa kata tersebut direncanakan akan berjalan dalam kurun waktu selama satu periode atau selama 5 tahun.

“Saya cek kemarin di KBBI edisi kelima, jumlah lema (kata dasar) bahasa Indonesia hari ini adalah 110.000, itu pun sebagian penambahan beberapa tahun terakhir ini,” sebut Anies Baswedan dikutip dari suara.com

Anies Baswedan menyebutkan rencana program tersebut saat menghadiri acara Pameran, Lelang Lukisan dan Orasi Kebudayaan di Menteng, Jakarta Pusat.

Kader Partai NasDem tersebut menyebutkan bahwa perkembangan penambahan kosa kata bahasa Indonesia di setiap dekadenya cenderung lambat kalau dibandingkan dengan bahasa negara lainnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menyebutkan bahwa kosa kata bahasa Indonesia mulai dari tahun 1953 hingga 2014 ada 91.000, karena itu Indonesia dinilai terlambat. 

Anies Baswedan memberikan perbandingan seperti Bahasa Jepang yang mana kosakatanya mencapai 250 ribu, kemudian Bahasa Jerman sekitar 300 ribu kosa kata.

Baca Juga: Tak Hanya Teknik, Inilah 21 Jurusan Kuliah Paling Dicari PT Freeport Indonesia, Gaji Karyawannya Bisa 2 Digit

Selanjutnya Bahasa Mandarin ada 500 ribu, bahasa Inggris ada 1 juta kosa kata dimana disebutkan setiap tahunnya ada penambahan 7.000 kosa kata.

Dikutip ayojakarta.com melalui laman suara.com, upaya penambahan kosa kata Bahasa Indonesia dengan melakukan penyerapan dari bahasa daerah maupun bahasa asing.

Anies Baswedan juga memberikan sebuah contoh saat dirinya masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dimana Anies membuat sebuah sistem integrasi transportasi umum yang dinamakan Jaklingko.

Adapun maksud dari nama Jaklingko tersebut adalah dimana “Jak” artinya Jakarta, kemudian “Lingko” diambil dari bahasa daerah Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang artinya sistem distribusi irigasi persawahan berbentuk jaring laba-laba.

“Saya melihat Bahasa Indonesia bisa diperkaya dan itu bisa dipercepat, jadi 150 ribu, lalu 200 ribu, 250 ribu. Jadi saya berharap bisa mencapai angka 250 ribu dalam waktu 5 tahun ke depan,” sebut Anies Baswedan.***

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Jinan Vania Barizky