AYOJAKARTA.COM – Banyak orang yang memutuskan berhenti atau resign dari pekerjaan lantaran memiliki beberapa alasan yang mungkin tidak sesuai dengan kehidupan mereka.
Keinginan untuk resign ini pun akhirnya harus terkubur karena rasa ragu.
Namun ternyata ada beberapa tanda atau sinyal kamu untuk resign atau tidak terlebih jika berdampak negatif.
Adapun berikut 4 tanda kuat kalau sudah waktunya kamu untuk resign dari pekerjaan, yaitu:
- Tidak memerlukan banyak skill yang kamu kuasai
Pertama tanda yang kuat kalau sudah waktunya untuk resign dari pekerjaan adalah tidak memerlukan banyak skill yang kamu kuasai.
Memang kadang terasa nyaman, namun pekerjaan yang tidak menantang pasti akan terasa bosan nantinya.
Dan tentu sangat disayangkan apabila skill yang kamu kuasai di atas rata-rata namun tidak digunakan sepenuhnya di pekerjaan sekarang.
Jika dibiarkan, maka kamu akan terhenti dan perkembangan karir akan terhenti karena tidak ada kemajuan.
Selain itu terus bertahan pada pekerjaan yang kurang menantang dapat membuat kamu frustasi.
Sehingga ada baiknya untuk mencari pekerjaan lain yang benar-benar membuat kamu berkembang dan terus belajar.
- Masa depan perusahaan diragukan
Kemudian tanda lainnya adalah jika terlihat masa depan sebuah perusahaan tempat kerja kamu sekarang diragukan.
Memang hal yang wajar, namanya bisnis tidak selalu berjalan mulus, pasti ada masa naik dan turunnya, namun kamu tetap harus jeli dalam membaca keadaan.
Jika perusahaan tempat kerja kamu saat ini sudah menunjukkan tanda-tanda atau terancam bangkrut, maka ada baiknya persiapkan diri untuk cari pekerjaan baru.
Sehingga kamu tidak perlu menunggu sampai PHK baru mencari-cari lowongan lainnya.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Siapa yang Paling Bodoh dalam Bertindak? Cari Tahu Kamu Rasional atau Pemberontak
- Harus berkompromi dengan etika atau prinsip hidup yang kamu yakini
Selanjutnya, tanda lain yang dapat menguatkan niat kamu melakukan resign adalah kalau kamu tidak cocok dengan pekerjaan yang kamu jalani sekarang maka ada baiknya berhenti.
Sehingga harus sering berkompromi dengan etika atau prinsip hidup yang diyakini.
Contohnya, untuk bisa mendapatkan sebuah proyek, kamu disuruh oleh atasan untuk memberikan hadiah kepada seseorang yang pemberi keputusan.
Perbuatan tersebut tentu tidak baik dan melanggar hukum, namun tindakan tersebut sering dilakukan sehingga dianggap sangat wajar.
- Gaji rendah
Terakhir, tanda kuat kalau kamu dapat memilih untuk resign adalah jika beban kerja yang kamu pikul lebih besar dibandingkan dengan rekan kerja lainnya, namun kamu dibayar jauh di bawah standar.
Dengan demikian dapat diartikan bahwa perusahaan tidak menghargai kamu. Sehingga kamu perlu berusaha untuk berbicara ke atasan terkait gaji yang kamu terima.
Namun jika berbagai upaya sudah dilakukan, dan performa kerja selalu di atas rata-rata, maka sudah sangat pantas untuk kamu melakukan resign dan mencari pekerjaan lain yang dapat menghargai jerih payah kamu.***