News

Percepat Tunjangan ASN! Prabowo Luncurkan Program Penyaluran Langsung ke Rekening

Oleh: Fina Salsabila Aura Jumat 14 Mar 2025, 10:52 WIB
Presiden Prabowo Subianto soal program Penyaluran Tunjangan ke Rekening ASN secara langsung

AYOJAKARTA.COM - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meluncurkan program percepatan penyaluran tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah secara langsung ke rekening guru pada Kamis, 13 Maret 2025, di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, termasuk Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mukhti, serta pejabat pemerintah lainnya.

Program ini merupakan terobosan penting dalam sistem penyaluran tunjangan guru yang sebelumnya memakan waktu lama dengan proses transfer yang dilakukan tiga bulan sekali melalui rekening kas umum daerah.

Baca Juga: Hore! Ada BLT Dana Desa Rp1.500.000 Cair 14 Maret 2025, Kenali Kriterianya!

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mukhti, melaporkan setidaknya 1.476.964 guru ASN dan 392.802 guru non-ASN akan menerima transfer langsung ke rekening masing-masing.

"Transfer langsung di bulan Maret ini merupakan hadiah untuk para guru agar dapat merayakan Idul Fitri dengan gembira dan agar mereka dapat lebih sejahtera secara ekonomi kemudian bekerja lebih baik dalam menunaikan tugas mencerdaskan bangsa," ungkap Prof. Dr. Abdul Mukhti dalam sambutannya.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kunci pembangunan bangsa dan berkomitmen untuk memberantas korupsi yang menghalangi kemajuan negara.

"Sesungguhnya dalam pembangunan suatu bangsa, nation building, satu-satunya jalan menuju keberhasilan suatu negara, keberhasilan suatu bangsa pada dasarnya adalah pendidikan.

Pendidikan akan menentukan apakah bangsa itu bisa jadi sejahtera, bisa jadi makmur, karena untuk menjadi sejahtera dan menjadi makmur, warga negara, rakyat itu harus bisa menguasai teknologi, menguasai sains, menguasai industri," jelas Presiden Prabowo.

Beliau juga menggarisbawahi tekadnya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, "Tantangan paling besar menurut saya bangsa Indonesia adalah korupsi, korupsi yang mengakibatkan kebocoran, yang mengakibatkan sumber daya kita tidak sampai ke rakyat yang paling memerlukan.

Baca Juga: Reaksi Ahok Setelah Diperiksa Kejagung sebagai Saksi Korupsi Pertamina: Kaget Data Saya Ternyata Cuman Sekaki

Sekolah-sekolah kita masih banyak sekali yang perlu perbaikan, dan karena itulah begitu saya menerima mandat sebagai presiden, saya dengan pembantu-pembantu saya, kita bertekad untuk berusaha sekeras mungkin dengan segala daya yang ada pada kita untuk mencapai pemerintahan yang bersih."

Program percepatan penyaluran tunjangan guru ASN ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan layanan publik yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Tiga kabupaten yang paling cepat melengkapi verifikasi data adalah Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Kudus.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya efisiensi dalam pelayanan publik.

"Kita harus hilangkan budaya-budaya yang tidak benar itu, kalau bisa dibikin lama kenapa harus dibikin pendek, kalau bisa susah kenapa dibikin gampang, budaya ini yang harus kita kikis."

Baca Juga: Kabar Bahagia, Apple Rilis Sebelum Lebaran 2025? Segini Rincian Harga iPhone 16 Series Termasuk iPhone 16e

Lebih lanjut ia pun menyinggung soal koruptor yang banyak di Indonesia.

"Saya tidak akan mundur menghadapi koruptor, saya tidak akan mundur menghadapi koruptor, mereka harus ngerti saya ini siap mati untuk bangsa dan rakyat ini, saya tidak takut mafia mana pun."

Peluncuran program ini diharapkan dapat mempercepat pencapaian program prioritas di bidang pendidikan dan memastikan tunjangan guru dapat sampai tepat sasaran, sehingga para guru dapat fokus pada tugas utama mereka dalam mencerdaskan bangsa.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Jinan Vania Barizky