AYOJAKARTA.COM - Dalam suatu pernyataannya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan bahwa Gibran Rakabuming Raka belum cocok menjadi calon wakil presiden (cawapres).
Ahok berpendapat bahwa Gibran Rakabuming Raka belum memiliki pengalaman yang cukup untuk memimpin negara seperti menjadi presiden atau wakil presiden.
Meski begitu, Ahok juga menegaskan bahwa sebagai warga negara, Gibran Rakabuming Raka memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden jika ia berminat dan keputusan akhir tetap tergantung pada pilihan rakyat.
Ahok juga mencatat bahwa Gibran Rakabuming Raka saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Solo dan baru beberapa tahun dalam jabatan tersebut.
Baca Juga: Prabowo Subianto Mengirimkan Dua Surat kepada Presiden Jokowi, Apa Isi Suratnya?
Ia berpendapat bahwa Indonesia yang memiliki ambisi menjadi negara maju pada tahun 2045 memerlukan pemimpin yang berpengalaman dan telah teruji.
Menurut Ahok, menjadi pemimpin negara bukanlah perkara belajar atau coba-coba karena masa depan negara sedang dipertaruhkan.
"Kalau belum punya pengalaman dan Anda maju presiden atau wakil presiden, nanti Anda nggak ngerti. Ini bukan soal belajar atau coba-coba loh. Ini negara dipertaruhkan untuk menjadi negara maju di tahun 2045, mana boleh kita kasih ke orang yang coba-coba," tegas Ahok dikutip ayojakarta.com dari suara.com, Sabtu 21 Oktober 2023.
Baca Juga: Kaesang Pangarep Ajak Anak Muda Tidak Golput: Nyoblos Dulu Baru Valentine-an
Gibran Rakabuming Raka santer diberitakan akan maju menjadi cawapres Prabowo Subianto melalui Partai Golkar.
Soal siapa yang akan dipilih, Ahok secara terbuka mengatakan bahwa dirinya akan mendukung pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dalam pemilihan umum tahun depan.
Menurut Ahok, pasangan Ganjar-Mahfud telah teruji dan berpengalaman sehingga menjadi pilihan yang lebih kuat menurut pandangannya.
Ganjar Pranowo dan Mahfud MD telah mendaftarkan diri sebagai calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).***