News

Diantar Oleh Puluhan Ribu Pendukung ke KPU, Status MS Kini Disandang Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar

Oleh: Karseno AJ Jumat 20 Okt 2023, 11:07 WIB
Diantar Oleh Puluhan Ribu Pendukung ke KPU, Status MS Kini Disandang Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (IG @cakiminow)

AYOJAKARTA.COM – Menjadi paslon yang pertama mendaftar di Komisi Pemilihan Umum, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar diarak oleh ratusan ribu pendukung.

Usai serah-terima berkas yang menjadi ketentuan, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar bergerak meninggalkan gedung Komisi Pemilihan Umum.

Status MS atau Memenuhi Syarat saat ini telah diberikan Komisi Pemilihan Umum terhadap pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Baca Juga: Ditanya Soal Cawapres Prabowo Subianto, Partai Gerindra Jawab dengan Pantun

Sehubungan dengan pemberian status tersebut, pasangan AMIN mengaku merasa sangat bersyukur atas kelancaran yang diberikan Tuhan.

Kuatnya antusiasme masyarakat yang datang untuk memberikan dukungan semangat , menurut Cak Imin merupakan bentuk energi perubahan.

“Panas-panas tetap menunggu kami keluar dari KPU, semangat perubahan itu kami rasakan menjadi energi yang luar biasa, Insya Allah menang,” ungkap Cak Imin.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Optimis Presiden Jokowi Masih Mendukungnya dalam Pilpres 2024!

Sebelum menerima status MS oleh KPU, pasangan AMIN sebagaimana diketahui publik sempat menghadapi berbagai macam situasi yang dinilai syarat akan muatan intrik.

Namun demikian, Anies mengaku hal tersebut merupakan perkara lawas yang sudah tidak pantas untuk kembali dibahas.

Sejumlah pengalaman terkait dengan adanya upaya penjegalan, menurut Anies tidak layak untuk terus dibicarakan mengingat situasi bangsa yang lebih membutuhkan perubahan.

Baca Juga: Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Bongkar Strategi untuk Memenangkan Pilpres 2024, Sebut Sudah Punya Peta

“Apa yang pernah kami alami, catatan dari peristiwa itu bagian dari pengalaman dan bukan sesuatu yang perlu kita bahas hari ini,” terang Anies.

Anies menambahkan, untuk masa mendatang situasi yang dialami Koalisi Perubahan tidak akan terulang karena adanya prinsip kesetaraan dan keadilan.

Tingginya angka kemiskinan, sempitnya lapangan pekerjaan, ketimpangan di dunia pendidikan dan kesehatan menurut Anies merupakan kendala yang harus ditangani.

Baca Juga: Perolehan Suara Pilpres 2019 di Madura, Tempat Kelahiran Mahfud MD

“Jadi tidak patut bagi kami untuk berkeluh-kesah soal itu, agenda yang lebih besar itulah yang menjadi fokus perhatian kami,” imbuh Anies.

Tingginya semangat masyarakat yang hadir dari berbagai daerah saat melakukan pendaftaran, bagi AMIN merupakan sumber datangnya energi perubahan.

Untuk itu AMIN menilai pentingnya ruang bagi publik untuk menyampaikan gagasan dan kebebasan dalam mengekspresikan isi pikiran.

Baca Juga: Lengkap! KPU Konfirmasi Kelengkapan Berkas Pendaftaran Anies-Imin dan Ganjar-Mahfud

Sehubungan dengan adanya kemungkinan serangan atau upaya penjegalan yang lebih kuat dan mengerikan, AMIN menyampaikan pentingnya untuk tidak bersikap cengeng.

Keberanian untuk senantiasa bertahan dalam memperjuangkan perubahan, menurut AMIN merupakan salah satu bekal menjadi agen-agen perubahan.

Terpaan fitnah, penilaian buruk atau keberpihakan yang tidak memanusiakan manusia merupakan hal yang pasti akan dialami dalam menggapai perubahan.

Baca Juga: Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto Sindir Anies-Cak Imin: Ada yang Kurang Berdisiplin

“Semakin diserang lawan jadi semakin menyenangkan,” seloroh Cak Imin menyikapi tsunami tantangan menuju perubahan.

Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Jumat, 20 Oktober 2023 dari kanal Youtube Metro TV. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Hengky Sulaksono