News

Penyebab Gempa Selatan Garut M5,6 yang Terasa hingga Bandung, Lembang, dan Bogor

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Jumat 20 Okt 2023, 05:10 WIB
Ilustrasi. Penyebab Gempa Selatan Garut M5,6 yang Terasa Hingga Bandung, Lembang, dan Bogor

AYOJAKARTA.COM -- Gempa dengan kekuatan Magnitudo (M)5,6 skala Richter (SR) mengguncang kawasan barat daya Garut pada Kamis, 19 Oktober 2023, pukul 21.08 WIB. Hal tersebut disampaikan BMKG dalam akun X-nya tadi malam.

Menurut Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, yang kemudian mengoreksi kekuatan gempa menjadi M5,4, gempa dipicu adanya deformasi batuan dalam slab (intra-slab) Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Jawa Barat.

Dia juga mengatakan gempa selatan Garut M5,4 berdampak dan dirasakan di daerah Garut, Pangandaran, Cianjur, Cilacap, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Cikelet dengan skala intensitas III MMI. Di Lembang, Bandung, Parompong, Bogor, Cireunghas dengan skala intensitas II MMI.

Baca Juga: Tes IQ: Temukan Huruf N di antara Deretan Huruf M, Latih Konsentrasi dan Fokus Mata!

"Gempa selatan Garut M5,4 ini merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Indo-Australia yang tersubduksi ke bawah Lempeng Eurasia. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault )," terangnya melalui cuitan di akun X-nya, @DaryonoBMKG.

Gempa yang berpusat di laut 114 km Barat Daya Garut dan tidak berpotensi tsunami.

Melalui cuitannya di X, sejumlah warga di Bandung dan Lembang menyatakan kaget dengan gempa semalam karena terasa cukup kencang. Begitu juga warga di sekitar Bogor dan Cianjur mengungkapkan hal yang sama.

Baca Juga: Tes Penglihatan: Fokuskan Mata Kamu, Lihatlah Ada 1 Huruf yang Berbeda, Apa?

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak panik, namun tetap waspada gempa susulan.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil