News

Ray Rangkuti Sebut PDIP Kemungkinan akan Nonaktifkan Gibran Rakabuming

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 18 Okt 2023, 13:12 WIB
Ilustrasi - Ray Rangkuti Sebut PDIP Kemungkinan akan Nonaktifkan Gibran Rakabuming (Republika)

AYOJAKARTA.COM - Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan Partai Perjuangan Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kemungkinan akan menonaktifkan keanggotaan Gibran Rakabuming.

Hal itu ia sampaikan terkait ketidakhadiran Joko Widodo dalam deklarasi Mahfud MD sebagai cawapres Ganjar Pranowo, Rabu 18 Oktober 2023, di kantor DPP PDIP.

Jokowi saat ini sedang menjalani perjalanan kenegaraan ke Beijing, Republik Rakyat Tiongkok.

Baca Juga: Santer Disebut Pindah ke Golkar, Begini Kata Gibran Rakabuming Raka

Ray mengatakan PDIP akan mengambil sikap terhadap ketidakjelasan sikap Jokowi apakah akan bersama PDIP atau sebaliknya.

Dia mengatakan ada lima langkah yang akan diambil PDIP.

Salah satunya adalah kemungkinan menonaktifkan keanggotaan Gibran Rakabuming.

Baca Juga: Deklarasi Mahfud MD sebagai Cawapres Ganjar Tidak Dihadiri Jokowi, Pengamat: Dia Sedang Dihukum Megawati

"Menonaktifkan itu artinya dikeluarkan," jelas Ray dalam live streaming Kompas.

Gibran sendiri tengah dilanda isu tak sedap. Dia dikabarkan akan bergabung dengan partai Golkar agar bisa menjadi cawapres Prabowo.

Isu tersebut menyeruak sehari sebelum pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Senin 16 Oktober 2023.

Baca Juga: Buntut Putusan MK, Sinyal Gibran dan Jokowi Dipecat PDIP Semakin Kuat, Benarkah?

Menanggapi isu tersebut, Gibran mengaku kaget.

"Siapa yang bilang gitu. Ndak," katanya, seperti dikutip dari suara.com, Rabu 18 Oktober 2023.

Gibran mengakui memang sering melakukan komunikasi dengan Partai Golkar, tapi bukan soal itu.

Baca Juga: Seniman Butet Kartaredjasa Sempat Beri Kode Mahfud MD Jadi Cawapres Ganjar

Dia bahkan menegaskan masih tetap berada di PDIP.

Bukan kali ini saja, Gibran digoda untuk keluar dari PDIP.

Sebelumnya Partai Bulan Bintang (PBB) secara terbuka meminang Gibran menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2024.

Baca Juga: Kata PDIP, Jokowi dan Anies Baswedan soal Putusan MK yang Loloskan Gibran Rakabuming jadi Cawapres

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Noor di Solo, akhir bulan lalu.

Afriansyah mengatakan, Gibran merupakan sosok yang mumpuni dan dapat menjadi representasi anak muda dalam pemerintahan.

"Karena ini kami dari PBB sudah mencalonkan Prabowo menjadi presiden kami, dan tentunya wakilnya kami berharap ada sosok anak muda," kata Afriansyah.

Baca Juga: Resmi! PDI Perjuangan Umumkan Mahfud MD Sebagai Cawapres Ganjar Pranowo, Dipilih karena Pengalaman

Afriansyah juga meminta Gibran untuk tidak takut keluar dari PDIP demi kepentingan negara. Menurutnya, hal tersebut merupakan hal yang wajar dilakukan untuk kepentingan yang lebih besar.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Hengky Sulaksono