News

Proyek Kereta Cepat ke Surabaya Akan Dibahas di Cina, Begini Kata Erick Thohir

Oleh: Nisrina Harum Lestari Senin 16 Okt 2023, 15:27 WIB
(Dari kiri) Menteri BUMN Erick Thohir, Presiden Jokowi, dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin

AYOJAKARTA.COM - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Cina.

Erick Thohir beserta Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung akan mendampingi Presiden Jokowi menghadiri Belt and Road Forum for International Cooperation dan bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping dan Ketua Parlemen RRT Zhao Leji.

Dalam kunjungannya ke Cina, Presiden Jokowi akan membahas isu-isu penting bersama Xi Jinping.

Baca Juga: Ini Perbandingan Tarif Kereta Cepat di Indonesia dengan 5 Negara Lain, Siapa yang Paling Murah?

Sebelumnya, Erick Thohir pernah menyinggung soal rencana mengenai proyek kereta cepat ke Surabaya.

Nantinya, proyek kereta cepat ke Surabaya juga akan menjadi salah satu poin yang akan dibahas.

Selain itu, Erick Thohir juga menyebut pertemuan dengan Cina juga akan membahas mengenai perbaikan struktur kerja sama hingga suku bunga.

Baca Juga: KCJB alias Kereta Cepat Jakarta Bandung Telah Diresmikan oleh Presiden Jokowi di Stasiun Halim

“Kalau di Cina itu salah satunya memang diskusi lebih mendalam keberlanjutan kereta cepat dari Bandung ke Surabaya yang studinya sedang dipelajari, tetapi kita juga ingin terus memperbaiki namanya struktur kerjasamanya, apakah kepemilikan, bunga, dan lain-lain,” kata Erick dikutip dari Republika, Senin (16/10/2023).

Erick juga berencana untuk menggandeng PT INKA sebagai bagian dari proyek kereta cepat ke Surabaya.

Ini karena Erick melihat saat ini PT INKA sudah bisa membangun LRT dengan berbagai masukan masyarakat pada awalnya.

Baca Juga: Cara Mendaftar Naik Kereta Cepat Jakarta – Bandung Secara Gratis, Periode Keberangkatan 3 – 7 Oktober 2023

Kemudian, Erick menyampaikan bahwa kedepannya pihaknya akan bekerja sama dengan INKA guna meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Erick menegaskan untuk menjadi negara maju maka infrastruktur yang memadai sangat diperlukan.

Infrastruktur seperti kereta api, jalan tol, bandara, hingga pelabuhan perlu dibangun dan tentu membutuhkan waktu.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Desi Kris