AYOJAKARTA.COM - Belakangan ini, ayah dari Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan menjadi subjek kritik yang tajam dari masyarakat setelah dirilisnya film dokumenter berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso."
Sikapnya yang dianggap sangat arogan telah memicu kecurigaan di kalangan publik terhadap Edi Darmawan Salihin sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan Mirna Salihin.
Salah satu momen yang mendapatkan sorotan tajam adalah ketika Edi Darmawan dengan bangga mengaku telah berhasil memenjarakan Jessica Wongso, meskipun tanpa bukti yang jelas untuk mendukung klaim tersebut.
“Membunuh tanpa ada bukti, 20 tahun penjara. Saya yakinkan jaksa dan hakim. Akhirnya begitulah, happy ending, I win! (akhir yang bahagia, saya menang!),” ucap Darmawan.
Namun, ternyata pernyataan sombong ini tidaklah yang satu-satunya yang diungkapkan oleh Edi Darmawan.
Terdapat berbagai pesan yang disampaikan oleh Edi Darmawan, yang dapat ditemukan di akun TikTok @mmafiavibes. Pesan-pesan tersebut termasuk diantaranya yang ditujukan kepada kuasa hukum Jessica.
Baca Juga: Martin Simanjuntak Diminta Bantu Tangani Kasus Jessica Wongso: Saya Tidak Bisa, tapi...
Dalam konteks ini, perlu dicatat bahwa tim kuasa hukum Jessica dipimpin oleh pengacara terkenal, Otto Hasibuan.
Sejak dimulainya proses persidangan dalam kasus kopi sianida yang mengakibatkan kematian Mirna, Edi Darmawan dan Otto Hasibuan telah sering kali terlibat dalam perdebatan dan konfrontasi, bahkan melalui media massa.
“(Buat) lawyer-lawyer-nya Jessica ini, boleh jadi lawyer lah ya namanya belain kliennya, tapi lihat-lihat dong yang dibelain siapa, yang mau dilawan siapa,” kata Edi Darmawan.
Edi tetap yakin bahwa Jessica Wongso adalah pelaku dalam kematian Mirna.
Bahkan, untuk memastikan keyakinan publik yang sempat goyah akibat film dokumenter di Netflix, Edi bersedia menerima hukuman penjara selama tujuh tahun jika pada akhirnya Jessica Wongso terbukti tidak bersalah dalam kematian anaknya.
Di sisi lain, Otto bersiap untuk mengambil langkah peninjauan kembali (PK) meskipun usahanya sebelumnya tidak berhasil pada tahun 2018.
Hal ini karena Otto telah berusaha membujuk Jessica untuk mengajukan grasi, tetapi kliennya menolak dan tetap bersikeras bahwa ia tidak terlibat dalam kematian Mirna, yang notabene adalah temannya sendiri.***