AYOJAKARTA.COM - Pasangan AMIN atau Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar bukan pilihan utama warga Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur (Jatim).
Hal tersebut terungkap dalam hasil survei yang dilakukan lembaga Survei Indikator.
Dalam survei tersebut, Indikator memberikan pertanyaan jika berpihak, menurut ibu atau bapak di antara nama capres berikut mana yang lebih didukung oleh organisasi NU?
Hasilnya, kebanyakan tidak memberikan jawaban 33,5 persen.
Baca Juga: Jika Menang Pilpres 2024, Anies Baswedan Sebut Bakal Jadikan Pemerintahan Berbasis seperti Ini
Kemudian yang memilih Ganjar Pranowo 26,9 persen, disusul Prabowo Subianto 21,7 persen dan Anies Baswedan 16,9 persen.
Selanjutnya ditanyakan pertanyaan yang sama juga tapi untuk cawapres.
Hasilnya Khofifah 24,1 persen, Erick Thohir 15,1 persen, Muhaimin Iskandar 10,8 persen dan tidak menjawab 34,3 persen.
Baca Juga: Survei SMRC: Elektabilitas Anies Baswedan-Cak Imin Paling Bontot Dibanding Prabowo dan Ganjar!
Survei dilakukan melalui penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling pada periode 14-20 September 2023.
Dalam survei ini, jumlah sampel yang diambil sebanyak 1810 orang dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1810 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MOE) sekitar 12,4 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel tersebut berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Jatim yang terdistribusi secara proporsional.
Baca Juga: Tanggapan Cak Imin Soal Hasil Survei SMRC yang Rendah: Ini Memotivasi Kami untuk Bergerak Efektif
Elektabilitas Anies Baswedan Masih Loyo
Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa Cak Imin belum berhasil mendongkrak elektabilitas Anies Baswedan setelah deklarasi di Surabaya pada 2 September 2023.
Dalam survei nasional tatap muka 2-11 September 2023, elektabilitas Anies Baswedan hanya naik 0,2 persen menjadi 14,2 persen.
Angka ini masih jauh di bawah elektabilitas Ganjar Pranowo yang mencapai 44 persen dan Prabowo Subianto yang mencapai 23 persen.
Survei SMRC juga menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) di Jawa Timur hanya mencapai 14 persen.
Angka ini masih jauh di bawah elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil (Ganjar-RK) yang mencapai 47 persen dan pasangan Prabowo Subianto dan Erick Thohir yang mencapai 24 persen.
Survei telepon SMRC yang dilakukan pada 20-22 September 2023 menunjukkan bahwa elektabilitas AMIN bahkan turun menjadi 12 persen.
Angka ini masih jauh di bawah elektabilitas Ganjar-Mahfud MD yang mencapai 45 persen dan Prabowo-Erick Thohir yang mencapai 28 persen.
Peneliti SMRC, Saiful Mujani mengatakan bahwa hasil survei ini menunjukkan bahwa deklarasi AMIN di Surabaya belum memberikan efek elektoral yang signifikan bagi Anies Baswedan.***