AYOJAKARTA.COM - Sejarah mencatat bahwa Habib Rizieq Shihab pernah disebut menghina Gus Dur, salah satu pendiri PKB dan paman dari Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Namun, saat ini, terjadi pertemuan yang menarik perhatian publik, di mana Cak Imin yang juga merupakan bacawapres, datang ke kediaman Habib Rizieq Shihab.
Pertemuan tersebut terjadi saat Cak Imin dan Anies Baswedan menghadiri pernikahan putri dari Habib Rizieq Shihab.
Kehadiran Cak Imin di kediaman Habib Rizieq Shihab ini menjadi sorotan karena sejarah penghinaan yang pernah dilakukan oleh mantan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) terhadap Gus Dur.
Ketika Cak Imin bertemu dengan Rizieq Shihab, tentu saja segera memicu banyak reaksi dari berbagai pihak.
Hal ini disebabkan oleh penghinaan yang pernah dilontarkan oleh Rizieq Shihab terhadap Gus Dur pada awal tahun 2000-an, ketika menjabat sebagai Presiden.
Saat itu, Gus Dur berencana untuk membubarkan FPI, yang kemudian mendapatkan tanggapan keras dari Habib Rizieq.
Dilansir AyoJakarta.com dari suara.com, dalam tayangan televisi nasional, Rizieq Shihab secara terang-terangan menantang Gus Dur dan bahkan menyebutnya sebagai "buta mata buta hati."
Pertemuan antara Cak Imin dan Habib Rizieq ini kembali mengingatkan publik akan insiden tersebut, menciptakan perdebatan dan perbincangan luas di masyarakat.
"Gus Dur kan tidak bisa melihat kok bisa berkeyakinan kalau orang enggak bisa melihat kok berkeyakinan. Gus Dur itu buta mata buta hati," ucap Rizieq Shihab kala itu.
"Gus Dur itu tahu dari mana, Gus Dur itu buta makanya buta hatinya," lanjutnya.
Kemudian, berdasarkan berbagai sumber yang ada, pada tahun 2002, Gus Dur mengeluarkan pernyataan yang sangat tegas.
Gus Dur secara jelas menyebutkan bahwa Habib Rizieq, bersama dengan Ketua Majelis Mujahidin Indonesia saat itu, Abu Bakar Ba'asyir, diidentifikasi sebagai individu yang terlibat dalam gerakan teroris lokal atau yang lebih dikenal dengan istilah teroris domestik.***