News

Ini Profil Prabowo Subianto yang Sudah Daftar Pilpres 3 Kali: Biodata, Karir, Pendidikan hingga Catatan Hitam

Oleh: Sidiqqi Al Isyan Senin 18 Sep 2023, 13:50 WIB
Ini Profil Prabowo Subianto yang Sudah Daftar Pilpres 3 Kali: Biodata, Karir, Pendidikan hingga Catatan Hitam (Instagram @prabowo)

AYOJAKARTA.COMPrabowo Subianto merupakan Katua Umum Gerindra dan juga kini mencalonkan diri menjadi calon presiden 2024.

Seperti dikethui bahwasanya Prabowo Subianto kini merupakan kali keempatnya mengajukan diri menjadi capres, di mana dulunya sempat pada tahun 2009, kemudian 2014 dan terakhir 2019.

Namun usaha dirinya menjadi presiden belum berhasil, dan kini merupakan kali keempat dirinya turut mengikuti capres pada Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: Move On dari Anies Baswedan, Partai Demokrat Beralih Dukung Prabowo Subianto, Pakar: CLBK

Telah gagal maju menjadi presiden 3 kali, tentu tidak salah bila melihat biodata, karir, bahkan pendidikan, serta catatan hitam Prabowo Subianto saat ini.

Prabowo Subianto memiliki nama lengkap dengan gelar Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo yang lahir pada tanggal 17 Oktober 1951.

Prabowo Subianto memiliki ayah yang bernama Soemitro Djojohadikusumo yang mana berasal dari Kebumen, Jawa Tengah. Ayahnya merupakan seorang pakar ekonomi yang juga merupakan politisi dari Partai Sosialis Indonesia.

Baca Juga: Ridwan Kamil Bertemu dengan Prabowo Subianto, Ternyata Ini Tujuannya

Dan pada bulan April 1952, ternyata ayah dari Prabowo Subianto baru selesai menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Natsir.

Sedangkan ibu dari Prabowo Subianto bernama Dora Marie Sigar atau biasa dikenal dengan nama Dora Soemitro, Ibu Prabowo Subianto merupakan penganut agama Kristen Protestan yang berdarah Minahasa dan berasal dari keluarga Maengkom di Langowan, Sulawesi Utara.

Kalau ditarik sejarahnya lagi, ternyata keluarga dari Prabowo Subianto merupakan keturunan dari Raden Tumenggung Kertanegara yang merupakan panglima laskar Pangeran Diponegoro.

Baca Juga: Segini Harta Kekayaan Prabowo Subianto yang Pernah Jadi Capres 2 Kali Gagal, Capai 5 Triliun?

Kedua orang tuanya memberi nama Prabowo Subianto karena diambil dari nama pamannya yaitu Kapten Soebianto Djojohadikusumo yang mana juga merupakan seorang perwira Tentara Keamanan Rakyat yang gugur dalam Pertempuran Lengkong pada tahun 1964 lalu.

Dalam berkarir, Prabowo Subianto adalah seorang politisi, pengusaha, dan juga perwira tinggi militer Indonesia dan telah berkarir di dunia militer selama 28 tahun.

Prabowo Subianto berkarir menjadi seorang militer pada tahun 1976, di mana awal karir militer di TNI Angkatan Darat sebagai seorang Letnan Dua setelah lulus dari Akademi Militer di Magelang.

Prabowo Subianto bertugas sebagai pasukan khusus TNI AD di Komando Pasukan Sandi Yudha atau Kopassandha pada tahun 1976 hingga 1989, dan salah satu tugas pentingnya adalah menjadi bagian dari pasukan operasi Nanggala di Timor-Timur.

Baca Juga: Harta Kekayaan Prabowo Subianto Lebih Besar dari Gabungan Capres-Cawapres 2024 Lain? Seberapa Besar?

Di usianya 26 tahun, Prabowo Subianto pernah menjadi salah satu Komandan Pleton termuda dalam operasi, bahkan dirinya memiliki andil yang besar dalam memimpin sebuah misi penangkapan terhadap Nicolau dos Reis Lobato, pemimpin Fretilin yang pada saat Operasi Seroja menduduki jabatan sebagai Perdana Menteri.

Selanjutnya di tahun 1991, Prabowo Subianto pernah menjabat sebagai Kepala Staf Brigade Infanteri Lintas Udara 17 yang bermarkas di Cijantung, dan dua tahun kemudian dirinya kembali menjadi pasukan khusus yang saat ini bernama Komando Pasukan Khusus atau Kopassus.

Prabowo Subianto pernah ditugaskan sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI di Bandung, namun dirinya harus mengakhiri karir di dunia militer dan diberhentikan secara hormat. Dan Prabowo Subianto akhirnya berkecimpung di dunia politik dengan membentuk Partai Gerindra.

Selama hidup dan masa kecilnya, Prabowo Subianto banyak menghabiskan waktu di luar negri, bahkan setelah ayahnya memiliki keterlibatan dalam menentang pemerintah Presiden Soekarno di dalam Pemerintah Revolusioner RI di Sumatera Barat.

Baca Juga: Bakal Capres 2024: Prabowo Subianto dan Harta Karunnya, Capai 5 Triliun?

Prabowo Subianto pernah menyelesaikan pendidikan menengahnya di Victoria Institution di Kuala Lumpur, Malaysia. Dan kemudian melanjutkan pendidikannya ke Zurich International School di Swiss, dan ke The American School di London, Inggris. Kemudian barulah Prabowo Subianto ke Indonesia dan masuk ke Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah.

Walaupun hidupnya terlihat baik-baik saja, namun sebenarnya Prabowo Subianto memiliki beberapa catatan hitam, yang mana dulu Prabowo Subianto pernah memerintahkan Kopassus untuk menghilangkan paksa sejumlah aktivis pada 1998 dan memicu adanya perpecahan di tubuh militer.

Pada tanggal 7 Mei 1998, terungkap catatan staf Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta terkait nasib pada aktivis yang tiba-tiba menghilang, dan dalam catatan tersebut tertulis bahwa para aktivis yang menghilang ternyata ditahan di fasilitas Kopassus di jalan lama yang menghubungkan Jakarta dan Bogor.

Reporter Sidiqqi Al Isyan
Editor Hengky Sulaksono