AYOJAKARTA.COM - Wacana nama Ridwan Kamil menjadi cawapres Ganjar Pranowo saat ini tengah santer beredar.
Namun baru saja wacana cawapres Ganjar Pranowo mencuat, rupanya nama Ridwan Kamil langsung ditolak mentah-mentah oleh sejumlah relawan.
Yaitu relawan Sekber Ganjar Jawa Barat yang menyampaikan penolakannya terhadap wacana Ridwan Kamil yang akan menjadi cawapres Ganjar Pranowo.
Baca Juga: Teka-teki Ridwan Kamil sebagai Cawapres Akhirnya Terjawab, Begini Pernyataan Golkar
Disampaikan oleh Presidium Sekber Ganjar Jawa Barat, Iyan Rizal ada beberapa alasan penolakan mantan Gubernur Jawa Barat tersebut untuk menjadi cawapres Ganjar di Pilpres 2024 mendatang.
Iyan menyampaikan bahwa seluruh relawan Sekber Ganjar Jawa Barat dan juga relawan dari Forum Komunikasi Pengemudi Nusantara yang terdiri dari 800 komunitas di seluruh Indonesia menolak isu wacana tersebut.
"Jadi ada isu mengenai bahwa Ridwan Kamil akan dipasangkan dengan Ganjar Pranowo, kami dari Sekber Ganjar Pranowo di Jawa Barat menolak bilamana Ganjar Pranowo itu dipasangkan dengan Ridwan Kamil," ujar Iyan seperti dikutip dari kanal YouTube NewInspirationTV, Selasa (12/9/2023).
Baca Juga: Disebut-Sebut Calon Terkuat, Ridwan Kamil Diprediksi Jadi Cawapres Prabowo Subianto?
Ada beberapa alasan yang cukup menohok yang disampaikan oleh Iyan sebagai perwakilan dari para relawan Ganjar.
Iyan juga menyampaikan bahwa wacana ini sebaiknya bisa ditinjau kembali kedepannya.
Berikut adalah alasan yang disampaikan Iyan soal penolakan Ridwan Kamil untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo:
1. Ridwan Kamil hanya memperoleh sedikit suara di Jawa Barat
"Satu, karena Ridwan Kamil waktu Pilgub saja suaranya cuman 30 persen lebih sedikit," jelas Iyan.
2. Suara Ridwan Kamil di Jawa Barat tidak bisa mengangkat suara Ganjar Pranowo
"Kedua dikatakan bahwa menurut survei nama RK itu bagus, tapi mungkin saja itu yang disurvei pendukung Gerindra," ucapnya.
"Tapi yang jelas pendukung RK di Jawa Barat ini kecil jadi tidak akan bisa mengangkat suara dari Ganjar Pranowo," lanjut Iyan.
3. Tidak bisa menaikkan suara Jokowi-Maruf saat Pilpres 2019
"Yang Ketiga, pada saat Pilpres 2019, Ridwan Kamil menjadi TKD di Jawa Barat, petinggi TKD di Jawa Barat dan hasilnya hanya menaikkan suara Jokowi-Maruf Amin itu hanya 2 persen," kata Iyan lagi.
Baca Juga: Ridwan Kamil Diisukan menjadi Bacawapres dari Ganjar Pranowo, Begini Tanggapan Golkar
4. Tidak memiliki prestasi khususnya saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat
Menurut Iyan, RK tidak memiliki prestasi saat menjabat menjadi Gubernur Jawa Barat.
"Dan kita lihatlah prestasi dari Ridwan Kamil, apa prestasi dari Ridwan Kamil selama menjadi Gubernur? Apa yang dibuat? Nggak ada, penambahan jalan provinsi aja nggak ada," ucapnya.
Dalam bidang infrastruktur saja dikatakan Iyan bahwa jalan-jalan masih banyak yang rusak dan hanya di aspal sedikit saja.
Selain itu di bidang pendidikan juga tidak ada penambahan kelas baru, jauh dari gubernur sebelumnya AHER yang sering membuat kelas baru di gedung-gedung sekolahan.
Baca Juga: Ridwan Kamil Diisukan menjadi Bacawapres dari Ganjar Pranowo, Begini Tanggapan Golkar
Pada bidang kesehatan juga tidak ada penambahan puskesmas bagi masyarakat yang dilakukan oleh Ridwan Kamil, dan jika ada itu hanya sedikit sekali.
Maka dengan tegas para relawan menyatakan menolak dan meminta agar penolakan mereka dipertimbangkan oleh pengusung Ganjar di Pilpres 2024.***