AYOJAKARTA.COM - Setelah pengumuman Ketum PKB Muhaimin Iskandar sebagai Calon Wakil Presiden, PKS yang diwakili oleh Ahmad Syaikhu, tetap berkomitmen untuk mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden.
Ketua Umum PKS, Ahmad Syaikhu, menyatakan dukungannya terhadap Anies sebagai Calon Presiden dalam sebuah konferensi pers yang juga menyambut kedatangan Ketum PKB, akrab disapa Cak Imin, sebagai bagian dari Koalisi.
Baca Juga: Baru Deklarasi Cawapres Muhaimin Iskandar Langsung Terseret Kasus Korupsi, Anies Baswedan Menanggapi
Komitmen PKS untuk mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden telah diambil berdasarkan hasil Musyawarah Majelis Syura (MMS) VIII, walaupun belum ada keputusan resmi mengenai Cak Imin sebagai Calon Wakil Presiden.
Nama Cak Imin sebagai Calon Wakil Presiden akan dibahas dalam Musyawarah Majelis Syura PKS.
Sikap konsisten dan komitmen PKS untuk mendukung Anies serta tetap bersama Nasdem telah menarik perhatian masyarakat, meskipun Demokrat telah keluar dari koalisi.
Meskipun Demokrat keluar dari koalisi, PKS tetap komitmen dan setia dalam mendukung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden bersama Nasdem.
Baca Juga: Terpilih jadi Cawapres Anies Baswedan, Intip Segini Harta Kekayaan Cak Imin Saat Ini
Dengan ditetapkannya Cak Imin sebagai Calon Wakil Presiden, PKB secara otomatis masuk dalam Koalisi Perubahan.
Demokrat, melalui Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), telah secara resmi keluar dari koalisi perubahan.
Setelah Demokrat keluar dari koalisi perubahan, partai pendukung Anies Baswedan tetap berjumlah tiga karena PKB bergabung.
Komitmen PKS untuk mendukung siapapun yang dipilih sebagai Calon Wakil Presiden dalam koalisi perubahan mendapat apresiasi positif dari banyak pihak.
Dengan demikian, pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar secara resmi diumumkan sebagai Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden oleh koalisi perubahan.
Kita akan menunggu keputusan Bacapres Ganjar Pranowo dan Bacapres Prabowo Subianto mengenai Calon Wakil Presiden (Cawapres).
Kita juga akan memantau perkembangan Koalisi Perubahan untuk melihat apakah akan ada partai pendukung tambahan bergabung.***