AYOJAKARTA.COM - Kabar Anies Baswedan memilih Cak Imin atau Muhaimin Iskandar menimbulkan kekecewaan dari Partai Demokrat.
Herzaky Mahendra Putra, Juru Bicara Partai Demokrat pun mengaku bahwa pihaknya kaget soal Anies Baswedan memilih Cak Imin jadi Cawapres.
Herzaky juga menyampaikan dengan Anies Baswedan memilih Cak Imin menjadi cawapres sudah seperti menghianati Partai Demokrat.
Baca Juga: NasDem Bantah Isu Tolak AHY Sebagai Cawapres Anies Baswedan
“Bagaimanapun ini kan bisa-bisanya teman koalisi kalau bahasanya kan kita baca ‘berkhianat’ gitu,” kata Herzaky Mahendra.
Deklarasi Anies memilih Muhaimin Iskandar memang cukup mengagetkan panggung politik.
Sebab sebelumnya, nama Ketua Umun Partai Demokrat, AHY sempat disebut-sebut sebagai bacawapres Anies.
Baca Juga: Cak Imin Jadi Cawapres Anies Baswedan, Prabowo Subianto: Santai Saja
Kabarnya, keputusan pencalonan Anies-Cak Imin diputuskan sepihak oleh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh.
Kabar bersatunya Anies dan Muhaimin ini seketika menyulut amarah Demokrat.
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube tvOneNews, Jumat (1/9/2023) berikut poin kekecewaan Partai Demokrat kepada Anies Baswedan:
1 . Partai Demokrat mendapatkan informasi bahwa Anies Baswedan menyetujui kerja sama politik Partai NasDem dan PKB.
2 . Partai Demokrat akan melakukan rapat Majelis Tinggi partai untuk mengambil keputusan.
3 . Pada 23 Januari 2023, Anies Baswedan mengajak AHY sebagai pasangan Capres-Cawapres 2024.
Baca Juga: Demokrat Merasa Ketikung, NasDem secara Sepihak Sebut Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres Anies Baswedan
Ketua Bappilu Demokrat Andi Arief, bahkan memuat diksi yang seolah menyindir Anies Baswedan melalui cuitan Twitter (kini x).
Ia menyebut bahwa eks Gubernur DKI Jakarta adalah seorang pengecut.
“Saya tidak menyangka @aniesbaswedan berdarah dingin tapi pengecut,” cuit @Andiarief_ dalam akun Twitter alias X.***