News

Anggap Istilah Konoha dan Wakanda Sebagai Ekspresi Ketakutan dalam Demokrasi, Anies Baswedan Tuai Sanggahan

Oleh: Karseno AJ Kamis 31 Agu 2023, 06:39 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Calon presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan kembali menjadi sorotan usai memberi kuliah kebangsaan di FISIP Universitas Indonesia.

Dalam salah satu kesempatan, Anies Baswedan menyinggung penggunaan istilah Konoha dan Wakanda yang sering digunakan warganet.

Menurut Anies Baswedan, istilah Konoha atau Wakanda yang digunakan warganet tersebut merupakan bentuk self censorship untuk menyebut Indonesia.

Baca Juga: Anies Baswedan: Perlu Adanya Kekuatan dan Kepercayaan dalam Demokrasi

Adanya fenomena sosial di kalangan warganet, menurut Anies merupakan salah satu tanda dari tidak sehatnya demokrasi di Indonesia.

“Ketika kita dalam demokrasi ada ketakutan, sesungguhnya ini tanda-tanda tidak sehat, karena itu harus dikembalikan,” terang Anies.

Lebih lanjut Anies mengajak para mahasiswa untuk menjadikan kebebasan berbicara sebagai prioritas pada tahun 2024 mendatang.

Baca Juga: PDIP Semprot Anies Baswedan Terkait Pidato Sindir Konoha dan Wakanda

Istilah Konoha sendiri mulai digunakan sejak tahun 2017 ketika seorang santri asal Jawa Timur membuat Presiden Joko Widodo kebingungan.

Dalam halaman resmi Facebook Presiden Joko Widodo, santri tersebut bertanya tentang Hokage ke-8 dan berharap Indonesia menjadi damai.

Terkait dengan pernyataan tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Said Abdullah membantah pandangan Anies.

Baca Juga: Anies Baswedan Hadiri Diskusi Buku Marco Kusumawijaya, Sosok yang Punya Andil untuk Jakarta

Menurut Said Abdullah kebebasan untuk menyampaikan pendapat yang merupakan indikator demokrasi di Indonesia sudah berjalan cukup baik.

“Saya tidak setuju, kurang apa sih Abang kita Rocky Gerung? Tapi Presiden biasa-biasa saja,” ungkap Said Abdullah.

Di hadapan awak media, Said menambahkan bahwa proses demokrasi di Indonesia sudah berjalan baik termasuk di media sosial.

Baca Juga: Hadiri Kuliah Kebangsaan di Universitas Indonesia, Anies Baswedan Berikan Sejumlah Solusi Peningkatan Ekonomi

Bukan hanya Said Abdullah, sanggahan terhadap pernyataan Anies juga datang dari Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden.

Menurut Joanes Joko pernyataan yang disampaikan Anies tentang tidak sehatnya demokrasi di Indonesia merupakan suatu kesimpulan yang terlalu melompat.

“Tapi lepas dari itu, apa yang disampaikan Pak Anies kita maknai sebagai kritikan dan masukan,” jelas Joko.

Baca Juga: Ditanya Mahasiswa tentang Uang ASN yang Belum Dikembalikan, Anies Baswedan Jawab Begini

Lebih lanjut Joko menjelaskan terkait dengan kritik, hal tersebut merupakan hal wajar selama tidak bermuatan fitnah, caci atau makian.

Selain itu, Joko juga berpendapat bahwa sebuah kritik sebaiknya juga disampaikan dengan memaparkan data, fakta serta sesuai realita.

“Bahwa hari ini masyarakat takut dan demokrasi kita turun, fakta dan realitanya tidak seperti itu,” jelas Joko.

Baca Juga: Singgung K-Pop, Anies Baswedan Diskusikan tentang Kebudayaan sebagai Investasi Jangka Panjang

Adanya penggunaan istilah Konoha atau Wakanda yang sering digunakan warganet, menurut M Iqbal selaku Juru Bicara PKS merupakan sebuah bentuk satir.

“Ini fenomena sosial, dimana sekarang masyarakat kalau ingin menyindir negaranya sendiri itu dengan mengistilahkan negara di daerah lain,” jelas M Iqbal.

Dengan penggunaan istilah tersebut, maka siapapun akan terbebas dari delik hukum dan itu adalah bahasa sindiran.

Demikian seperti dikutip AyoJakarta.com pada Kamis, 31 Agustus 2023 dari kanal Youtube Kompas TV.***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris