News

Koalisi Perubahan Sepakat akan Segera Umumkan Cawapres Anies Baswedan, Kapan?

Oleh: Nuriyah Nofasari Senin 28 Agu 2023, 08:01 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Tim Delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang dipimpin oleh Sudirman Said menyatakan bahwa Anies Baswesan telah memilih satu nama sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres).

Sudirman Said mengklaim, nama ini telah disetujui oleh Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Iyalah (tiga partai sudah sepakat), artinya hal itu sudah dianggap bukan lagi sebagai hal yang perlu dibicarakan. Jadi tinggal menunggu waktu yang baik untuk mengumumkan," ucap Sudirman jelang meninggalkan kediaman Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Cikeas, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Hadiri Pertunjukkan Wayang Kulit di Kantor DPP PKS, Anies Baswedan Beri Perhatian Khusus pada Dalang

Sudirman Said menjelaskan bahwa Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS menghormati hasil kesepakatan yang tertuang dalam piagam deklarasi Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Salah satu poin penting dalam kesepakatan ini adalah memberikan otoritas sepenuhnya kepada Anies untuk memilih calon wakil presiden (cawapres).

Sekarang, kata Sudirman, tidak ada lagi kendala terkait pemilihan pasangan Anies, dan saat ini hanya tinggal menunggu saat yang tepat untuk mengumumkannya.

Baca Juga: Koalisi Perubahan Mantapkan Strategi Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024, Begini Kata Sudirman Said

Terlebih lagi, Anies telah melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dan SBY untuk memperkaya strategi pemenangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kita tidak melihat ada tanda-tanda deadlock, karena pada akhirnya kan beliau yang memutuskan dan setelah diputuskan, dipilih, pasti semuanya menghormati," ucap Sudirman.

Anies beserta Tim Delapan Koalisi Perubahan mengunjungi kediaman SBY pada malam Jumat.

Baca Juga: Anies Baswedan Klaim Koalisinya Masih Solid, setelah Pertemuan dengan Tiga Partai

Salah satu tujuan pertemuan tersebut adalah untuk mendiskusikan strategi pemenangan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Ketika ditanya apakah dalam pertemuan tersebut mereka membicarakan calon-calon potensial untuk jabatan wakil presiden (cawapres), Anies menjawab bahwa pembahasan mengenai hal tersebut sudah tidak menjadi fokus mereka.

Anies menegaskan bahwa pertemuan tersebut lebih difokuskan pada pembicaraan strategi pemenangan.

Baca Juga: Anies Baswedan Enggan Bahas Tentang Capres dan Cawapres, Saat Hadiri Jakarta Melayu Festival di Ancol

"Sudah tidak lagi (bahas kandidat cawapres), tadi tidak berbicara nama, tidak bicara itu semua. Sudah bicaranya lebih ke depan yaitu tentang apa langkah-langkah ke depan," ucap Anies.

Anies menjamin bahwa pengumuman mengenai nama cawapresnya akan disampaikan kepada publik pada saat yang tepat.

Ketika ditanya lebih lanjut apakah nama tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS, Anies hanya tersenyum dan mengatakan, "Nanti akan diumumkan."

Baca Juga: Pengumuman Cawapres Anies Baswedan Hanya Tinggal Menunggu Waktu, Begini Kata Sudirman Said  

Pertemuan antara Anies, SBY, dan Tim Delapan Koalisi Perubahan berlangsung dari pukul 19.30 hingga 22.35 WIB.

Dalam pertemuan tertutup selama sekitar tiga jam tersebut, Anies juga menerima nasihat dari mantan Presiden Republik Indonesia yang keenam.

Partai Nasdem diwakili oleh Ketua DPP Partai Nasdem, Sugeng Suparwoto, dan Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni.

Baca Juga: Anies Baswedan Kunjungi Perpustakaan Umum Daerah DKI Jakarta (JakLib) di Cikini, Ternyata Suka Baca Buku Ini

Partai Demokrat diwakili oleh Teuku Riefky Harsya dan Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Sementara itu, PKS diwakili oleh Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Mohamad Sohibul Iman, dan Ketua DPP PKS, Almuzzammil Yusuf.

"Tadi Bapak SBY yang sudah memiliki pengalaman memenangkan pilpres dua kali, memimpin pemerintahan 10 tahun, memberikan kepada kita wisdom, knowledge, pengalaman yang amat kaya, yang tadi kami semua mencatat dengan amat serius," kata Anies.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Desi Kris