AYOJAKARTA.COM -- Hujan deras yang mengguyur wilayah Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Minggu (2/3/2025) malam, memicu banjir bandang dan longsor di Kampung Pensiunan, Desa Tugu Selatan.
Peristiwa ini menyebabkan 16 rumah hancur, 24 rumah rusak ringan, dan 99 rumah terendam banjir.
Sebanyak 30 keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi aman, sementara akses jalan terputus akibat jembatan rusak.
Berdasarkan keterangan warga, bencana terjadi usai salat Tarawih. Hujan lebat disertai longsor menyebabkan warga berhamburan menyelamatkan diri.
Material longsor dan banjir bandang menerjang tiga RT (RT 1, 2, dan 3), merusak rumah, serta mengubur jalan dan jembatan.
Warga kini kesulitan mengakses jalan utama dan terpaksa memutar melalui rute alternatif.
Baca Juga: Mudah! Begini Cara Pantau Banjir di Jakarta Secara Online Lewat HP
Berdasarkan data sementara dari BPBD Kabupaten Bogor mencatat, 30 keluarga mengungsi di Majelis Kampung Pensiunan, 16 rumah hancur berat, 24 rumah rusak ringan, dan 99 rumah terendam banjir. Tidak hanya itu, beberapa jembatan penghubung putus total.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI (Satuan Yonif 315 Garuda), dan Polri turun langsung ke lokasi untuk membantu evakuasi dan pembersihan pascabencana.
Sebanyak 100 personel TNI dikerahkan untuk membersihkan lumpur, puing bangunan, dan barang-barang warga yang terseret banjir.
Baca Juga: Bak Lautan! Jakarta Dikepung Banjir, Sejumlah Daerah Terendam Air hingga 1 Meter
Kapten Joni, anggota Yonif 315 Garuda, menjelaskan, anggotanya membawa peralatan untuk bersih-bersih rumah yang terdampak banjir dan longsor.
“Kami membawa peralatan seperti cangkul, sekop, dan golok. Fokus kami membersihkan rumah warga dan mengangkat material yang tidak bisa digunakan lagi. Saat ini, 10 rumah sudah berhasil dibersihkan,” jelasnya.
Selain TNI, relawan warga juga bergotong royong memulihkan lingkungan. Pembersihan lumpur dan perbaikan infrastruktur darurat masih terus dilakukan di lokasi terdampak.
Meski genangan air telah surut, sisa lumpur dan puing masih memenuhi permukiman sehingga warga kesulitan mengakses air bersih dan listrik.
Sementara itu, BPBD setempat telah mendirikan posko darurat untuk mendistribusikan logistik, selimut, dan obat-obatan.
Baca Juga: Daftar Titik Banjir Jakarta Hari Ini, Tersebar dari Jakbar hingga Jakut
Pihak Korem 061 menginstruksikan agar seluruh jajaran TNI di Bogor siaga penuh hingga pemulihan tuntas.
Rencananya, tim teknis akan mengevaluasi kerusakan infrastruktur dan mengajukan perbaikan permanen ke pemerintah daerah.
Kepala BPBD Kabupaten Bogor menegaskan, bahwa pihaknya akan mempercepat proses rehabilitasi, memastikan warga dapat kembali ke rumah dengan aman.
Baca Juga: Banjir Rob di Muara Angke dan Wilayah Utara Belum Surut, Tanda Jakarta Mulai Tenggelam?
Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan dan memantau informasi cuaca guna mencegah risiko bencana susulan.
Donasi untuk korban dapat disalurkan melalui posko BPBD setempat atau lembaga terpercaya.***