News

KEJI! Anak Ketua DPRD Ambon Pukuli Remaja hingga Tewas, Diduga karena Masalah Sepele, Ini Kronologinya

Oleh: Linda Wati Selasa 01 Agu 2023, 12:31 WIB
Penganiayaan yang dilakukan oleh Abdi Toisuta, anak ketua DPRD Ambon terjadi tepat di depan Asrama Polri, Talake, Ambon, Maluku.

AYOJAKARTA.COM - Aksi keji dilakukan oleh seorang anak Ketua DPRD Ambon yang tega memukul seorang remaja hingga tewas.

Beredar video amatir anak ketua DPRD Ambon, Elly Toisuta yang memukul remaja berusia 15 tahun hingga tewas.

Penganiayaan yang dilakukan oleh Abdi Toisuta, anak ketua DPRD Ambon terjadi tepat di depan Asrama Polri, Talake, Ambon, Maluku.

Pada Minggu, 30 Juli 2023 malam, pelaku menganiaya korban yang berinisial RRS karena diduga masalah sepele.

Penganiayaan itu terjadi karena diduga korban tidak menegurnya saat memasuki lorong kompleks.

Baca Juga: Viral, Aksi Anggota DPRD Fraksi PDIP di Halmahera Tengah Ngamuk hingga Lempar Sekop ke Kaca Minimarket

Dilansir dari akun Instagram @terangmedia, kronologi kejadian tersebut bermula saat korban sedang berboncengan bersama temannya menggunakan sepeda motor dari arah Ponegoro menuju kediaman keluarganya di Talake untuk mengambil jaket.

Saat korban tiba di gapura Tatake, Abdi Toisuta sedang berjalan kaki kemudian tiba-tiba marah dan mengejar motor korban.

Dalam video amatir yang beredar, pelaku nampak memukul kepala bagian belakang korban sebanyak tiga kali hingga korban pingsan di atas motor.

Pelaku diduga tersinggung karena korban masuk ke kompleks tersebut tanpa menegurnya.

“Masuk kompleks itu tegor abang-abang lai,” ucap Abdi sambil memukul korban.

Baca Juga: Viral Kaleng Wafer Nyangkut di Kepala Balita, Damkar Kota Tasikmalaya Sigap Bantu Lepaskan

Keluarga korban yang mengetahui kejadian tersebut kemudian langsung keluar dan marah kepada pelaku.

Dengan nada keras, pelaku kemudian menjawab bahwa ia siap untuk bertanggung jawab.

“Beta (saya) tanggung jawab semuanya,” ucap Abdi.

Korban pun akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Dokter Leimena, dan sempat mendapat perawatan medis. Namun, sayangnya nyawa korban sudah tak bisa diselamatkan

Reporter Linda Wati
Editor Aris Abdulsalam