News

Tanggapi Santai Gugatan Panji Gumilang, Ridwan Kamil: Jalani Saja, Masyarakat Jauh Lebih Penting

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 24 Jul 2023, 07:17 WIB
Panji Gumilang dan Ridwan Kamil

AYOJAKARTA.COM - Usai mencabut gugatannya terhadap Mahfud MD, pimpinan Ponpes Al Zaytun Panji Gumilang kini ganti menggugat tokoh lain.

Sebagai informasi beberapa waktu lalu Menkopolhukam Mahfud MD digugat oleh Panji Gumilang sebesar Rp 5 triliun.

Namun kini Panji Gumilang akhirnya memutuskan untuk mencabut gugatannya terhadap Menkopolhukam Mahfud MD.

Baca Juga: HEBOH, Guru Besar UIN Pekalongan Sebut Panji Gumilang Layak Jadi Presiden Minimal Menteri, Ini Alasanya

Terbaru, giliran Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang kini menjadi sasaran gugatan oleh Panji Gumilang.

Bersikap sama seperti Mahfud MD, Ridwan Kamil juga memilih santai menanggapi gugatan Panji Gumilang terhadap dirinya.

Ridwan Kamil juga menuturkan jika gugatan semacam ini bukan pertama kali dialami oleh dirinya.

Baca Juga: Panji Gumilang Ajukan Gugatan ke Sejumlah Tokoh di Tengah Kasus TPPU, ini Kata Pakar Hukum Pidana

Sebab itu, Ridwan Kamil kemudian merasa sangat siap untuk menghadapi konsekuensi dari kebijakan yang sudah diambilnya terkait gugatan dari Panji Gumilang tersebut.

“Enggak ada masalah hidup, semua urusan ada konsekuensi hukum yang penting kita selalu berdasar pada asas dan aspek hukum,” terang Ridwan Kamil dikutip dari laman Republika.coid pada Minggu (23/7/23).

“Sudah sering saya seperti itu, seperti juga Pak Mahfud,” lanjutnya.

Baca Juga: Panji Gumilang Girang Sedekah 1 Suro Al Zaytun Capai Rp 2 Miliar, Ungkap Alasannya Enggan Simpan di Bank

Selain itu Ridwan Kamil juga menegaskan jika saat ini kepentingan masyarakat jauh lebih penting dan prioritas.

“Kita jalani saja proses ini, karena kepentingan masyarakat jauh lebih penting daripada kepentingan seorang gubernur,” jelas Ridwan Kamil.

Sebagai informasi, Panji Gumilang menggugat Ridwan Kamil lantaran sudah melakukan framing terhadap publik.

Selain itu juga lantaran terburu-buru dalam bersikap soal penyelesaian polemik yang saat ini sedang terjadi di Ponpes Al Zaytun.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Desi Kris